ENEWS, POLMAN — Seorang pemuda bernama Yustan menyampaikan permintaan maaf setelah pernyataannya yang menyebut ada anggota polisi menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Parappe, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, viral di media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Yustan saat menyampaikan aspirasi masyarakat di Kantor DPRD Polewali Mandar. Dalam video yang beredar, ia menyebut ada seorang anggota polisi yang diduga menerima BLT.
Setelah dikonfirmasi, Yustan mengaku keliru dan menyatakan ucapannya dipicu kekecewaan terhadap pendataan penerima BLT di Desa Parappe. Ia menegaskan tidak ada anggota Polri yang menerima bantuan tersebut.
“Saya meminta maaf kepada Kapolri, Kapolda Sulbar, Kapolres Polman, Kapolsek Campalagian beserta jajarannya, juga kepada Kepala Desa Parappe. Saya tegaskan bahwa tidak ada anggota Polri yang menerima BLT di Desa Parappe,” kata Yustan dalam video permintaan maafnya.
Kepala Desa Parappe, Amirullah, saat dikonfirmasi mengaku belum dapat memberikan penjelasan karena masih akan menemui Yustan terlebih dahulu.
Sementara itu, anggota polisi berinisial H yang sempat disebut dalam persoalan tersebut juga belum memberikan keterangan dan menyatakan akan berkoordinasi lebih dahulu dengan Kepala Desa Parappe.






