ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Wisma Goess yang terletak di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga menjadi tempat prostitusi terselubung dan ilegal. Bahkan, terkadang siswi berpakaian sekolah bersama pasangannya terpantau masuk ke wisma tersebut.
Sejumlah warga di sekitar wisma tersebut mengaku resah dengan keberadaan wisma yang berada di sela-sela rumah warga tersebut.
“Iya pak, ribut sampai subuh, biasa berkelahi, minum-minum dan sering ada perempuan anak di bawah umur di situ juga,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada Enewsindonesia.com, Kamis (23/5/2024).
Dari hasil penelusuran Enewsindonesia.com, wisma tersebut dibangun kurang lebih lima tahun silam diduga tak memiliki izin. Baik Izin Mendirikan Bangunan (IMB) maupun izin usaha.
Di tempat itu pula beberapa kasus kriminal sering terjadi. Mulai dari rudapaksa, hingga penganiayaan.
Seperti baru-baru ini terjadi, seorang pemuda dianiaya oleh sekelompok pemuda lain diduga karena pengaruh minuman keras sekira pukul 03.00 Wita Dini hari, Senin (20/5/2024) lalu. Kasus tersebut saat ini ditangani pihak kepolisian.
Pemilik wisma yang ditemui Enewsindonesia.com pada Kamis 23 Mei 2024 mengaku tak memiliki izin.
“Ia, kami belum miliki izin,” singkatnya sambil berlalu.
Pada bulan Ramadan lalu, beberapa pasangan bukan mehrim kerap kali terjaring razia tim gabungan di wisma tersebut.
Warga berharap pihak berwenang memberi perhatian khusus terhadap wisma itu karena dianggap sumber malapetaka.
“Kalau bisa disegel saja pak. Sudah sangat meresahkan,” tegas warga lain yang juga meminta identitasnya dirahasiakan (alasan keamanan. Red).






