Jurnalis Enewsindonesia Diusir Pemdes saat Meliput di Desa Nangahale

Foto: tangkapan layar potongan video saat jurnalis Enewsindonesia diusir saat meliput di Desa Nangahale.

ENEWSINDONESIA.COM, SIKKA – Jurnalis Enewsindonesia.com, Faidin dihalangi bahkan diusir oleh kepala desa dan beberapa perangkatnya saat meliput pembahasan verifikasi dan validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan penerima Bantuan Sosial (BANSOS) di Desa Nangahale, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin, (16/01/2023).

Proses kegiatan yang berlangsung di kantor desa Nangahale tersebut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial dan jajarannya, Kepala Desa Nangahale beserta aparat desa lainnya, Kepala Dusun Nangahale, Kepala Dusun Namandoi, beberapa Ketua RT dan anggota BPD.

Dari proses kegiatan yang diikuti pihak Enewsindonesia merekam penyampaian dari Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Sikka sampai selesai.

Pada saat proses tanya jawab, kesempatan diberikan kepada Ketua RT atas nama Hapi Taka untuk memberikan pertanyaan terkait isi pembahasan yang dikupas oleh sekretaris Dinas Sosial.

“Saya mendekati ketua RT tersebut karena tidak menggunakan pengeras suara dan ditakutkan hasil rekaman tidak jelas,” ungkap Faidin.

Dari tindakan itu kepala Desa Nangahale langsung menginstruksikan kepada petugas untuk mengusir pihak media.

“Saya berharap pihak media tidak meliput kegiatan ini, pihak media tidak diundang,” ujar Kades melalui pengeras suara.

Kades bahkan mengeluarkan ancaman untuk menghubungi pihak kepolisian guna mengusir pihak Jurnalis karena melakukan peliputan.

“Media juga kita tidak undang di sini, jadi silahkan keluar, kalau tidak kami akan laporkan ke pihak kepolisian untuk mengusir anda,” ucap Kades.

Pihak Jurnalis bersikeras tidak mau keluar dan tetap di ruangan.

“Silahkan diusir, saya selaku Jurnalis punya hak untuk meliput tanpa undangan sekalipun, bahkan saya tidak akan bergeser di tempat saya berdiri ini, silahkan kalau mau usir. Kalau anda mengusir Jurnalis dengan alasan menghentikan peliputan kegiatan ini anda salah, dan karena kami pihak media punya hak disini untuk melakukan peliputan,” kata Faidin kepada Kades.

Kejadian tersebut juga sempat terekam oleh Jurnalis Enewsindonesia melalui kamera telpon seluler berdurasi 30 detik. (Red)





Tinggalkan Balasan