Bone, ENEWS  

Waspada! Oli Palsu Beredar di Bone

Foto: Perbandingan oli asli dan diduga palsu yang dibeli seorang warga di Bone. (File. ENews)

ENEWS BONE •• Salah seorang warga Kecamatan Bengo Kabupaten Bone berinisial A mengaku telah membeli oli motor yang diduga palsu. A menyebut bahwa dirinya membeli oli tersebut dari sebuah bengkel di Kota Watampone.

“Saya diantarkan oleh kurir dari toko tersebut. Setelah saya scan barcodenya ternyata tertulis telah digunakan berulang kali,” ungkap A kepada ENews Indonesia, Jumat 9 Mei 2025.



A pun mencoba memesan oli dengan merek yang sama yakni Shell di Kota Makassar, dan hasilnya berbeda.

“Hasil barcode asli, tak pernah digunakan kemudian warna segel berbeda, yang asli warnanya putih dengan ujung merah sedangkan yang diduga palsu berwarna putih tapi ujungnya berwarna orange,” paparnya.

Foto: Hasil barcode oli yang diduga palsu.
Hasil barcode oli yang disebut asli.

A juga mengaku tolah melayangkan komplain kepada pemilik toko.

“Saya sudah komplain tapi pemilik toko mengelak,” katanya.

Sementara, pemilik toko tempat A membeli oli saat dikonfirmasi ENews Indonesia menjelaskan, untuk mengetahui oli itu palsu atau tidak, tidak bisa hanya lewat barcode saja.

“Tapi isinya di dalam harus dibuka dan diadakan uji lab,” ucap pemilik toko yang meminta identitasnya tak disebutkan kepada ENews Indonesia melalui pesan instan.

Pemilik toko pun mengakui bahwa banyak oli palsu yang beredar di Kabupaten Bone.

“Kalau yang saya punya itu ada izin dari Kementerian Migas. Cuma kebetulan saat korban minta diantarkan oli, oli yang dia minta (kami) ambilkan di toko lain yg ada di Bone (karena stok habis),” jelasnya.

“Jika korban keberatan, tentunya kami juga akan meminta pertanggungjawaban dari toko tempat kami beli oli itu,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Alvin Aji Kurniawan menyampaikan akan melakukan penyelidikan terkait hal ini.

“Kami akan kroscek pak,” singkatnya.

Tambahan informasi, dikutip dari Gridoto, ada dua cara untuk menghindari pembelian oli palsu yakni, membeli di distributor oli seperti di pom bensin atau bengkel resmi lainnya adalah cara mudah untuk menghindari penggunaan oli motor palsu.

Kedua yaitu dengan mengenali tanda-tanda produk asli. Termasuk scan barcode. Perhatikan segel kemasan, label, dan nomor batch pada kemasan. Waspadai harga miring, jangan tergiur dengan harga yang terlalu murah.

#Redaksi





Tinggalkan Balasan