Wajo  

Warga Dukung Penutupan Indomaret di Atakkae Wajo

Foto: Indomart, Attakkae Wajo. (Dok. Iqbal)

ENEWS, BONE ••》Warga Kelurahan Atakkae mengapresiasi langkah tegas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang menutup aktivitas Gerai Indomaret di Jalan Chandra Kirana, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.

Penindakan tersebut mendapat respons positif dari warga setempat. Mereka menilai keberadaan gerai ritel modern itu berpotensi mengganggu stabilitas penghasilan pelaku usaha kecil di sekitar lokasi.

“Kami tidak menolak pengusaha, akan tetapi pemerintah harus melihat lingkungan sekitar. Di sana banyak pelaku usaha atau penjual campuran. Jika Indomaret dipaksakan hadir, maka akan memberi dampak bagi penjual pribumi dalam mengais rezeki,” kata seorang warga berinisial AK yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan, Senin (16/2).

AK meminta Pemkab Wajo memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil, khususnya dalam mendukung ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Jika hal ini dibiarkan, maka keberlangsungan UMKM akan semakin mengalami keterpurukan. Untuk itu, sudah menjadi kewajiban Pemkab Wajo memberi dukungan terhadap pelaku UMKM di wilayahnya,” tegasnya.

Meski demikian, AK juga meminta kejelasan terkait dampak sosial apabila gerai tersebut tetap beroperasi, termasuk kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat sekitar.

“Apa dampak sosial bagi warga sekitar? Apakah ada perhatian semacam dana CSR bagi warga di sekitarnya,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, perwakilan Indomaret, Nurdin, menyatakan pihaknya terbuka untuk menjalin sinergi dengan warga, khususnya pelaku UMKM lokal.

“Untuk mitra UMKM, biasanya kami mengadakan seminar UMKM untuk membantu produk UMKM masuk ke toko kami,” katanya.

(Nopianti)





Tinggalkan Balasan