ENEWS, MAKASSAR ••》Keterbatasan penglihatan tak menghalangi Muhammad Ilham Hidayat, putra asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, meraih prestasi akademik. Mahasiswa tunanetra low vision ini berhasil menyelesaikan studi magister di STAI Al-Furqan Makassar dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00.
Ilham diwisuda di Hotel Dalton Makassar, Sabtu (31/10/2026). Dalam prosesi tersebut, ia tercatat sebagai satu-satunya wisudawan tunanetra.
Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pendidikannya. Setelah meraih gelar sarjana pada 2024, Ilham kembali membuktikan kemampuannya dengan menuntaskan pendidikan magister dengan hasil akademik tertinggi.
Bagi Ilham, wisuda bukan sekadar seremoni kelulusan. Momen tersebut menjadi refleksi atas perjuangan panjang, kesempatan untuk terus belajar, serta tanggung jawab untuk memanfaatkan ilmu yang telah diperoleh.
“Bagi saya, memperoleh IPK 4,00 pada jenjang magister merupakan kebanggaan dan dorongan bagi kami untuk tetap berproses,” kata Ilham kepada ENews Indonesia, Ahad (1/11/2026).
Prestasi Ilham menjadi bukti bahwa kondisi fisik bukan satu-satunya penentu keberhasilan seseorang. Dengan tekad, ketekunan, dan kesempatan yang tepat, penyandang disabilitas juga mampu meraih prestasi akademik yang membanggakan.
Keberhasilan putra Bone ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi penyandang disabilitas lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan mengejar pendidikan setinggi mungkin.
Wisuda tersebut bukan hanya menandai keberhasilan Ilham menyelesaikan studi magister, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kesempatan belajar yang inklusif penting untuk membuka jalan bagi setiap orang meraih cita-citanya. (Redaksi)






