ENEWS, SINJAI ••》Warga di Jalan Bulu Manyurung dan Jalan Lamatti, Kelurahan Bongki, Kecamatan Sinjai Utara, dibuat resah oleh kemunculan anjing liar yang diduga terjangkit rabies.
Dua orang dilaporkan menjadi korban gigitan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Medik Veteriner Ahli Muda Dinas Peternakan Sinjai, drh Vina Eka Visca Febriana, membenarkan adanya kasus tersebut.
Ia meluruskan informasi yang beredar, bahwa jumlah korban bukan empat orang, melainkan dua orang yang telah melapor dan ditangani di Puskesmas Balangnipa.
“Dua korban gigitan anjing tersebut masing-masing bernama Rahimin (53) dan Abdyl Candra (16),” ujarnya saat dikonfirmasi ENews Indonesia, Rabu (15/4/2026).
Rahimin dilaporkan digigit pada bagian dada kanan saat dalam perjalanan pulang dari sawah sekitar pukul 10.10 Wita, Senin (13/4).
Sementara Abdyl mengalami gigitan di bagian punggung tangan kiri saat berada di dalam kios pada pagi hari di tanggal yang sama.
Kedua korban telah mendapatkan penanganan awal berupa pencucian luka serta pemberian vaksin anti rabies (VAR) dosis pertama, disertai obat-obatan dan edukasi medis.
Vina menambahkan, tim gabungan telah melakukan penelusuran di sejumlah lokasi, termasuk di sekitar SD 103 Bontompare dan wilayah Bulo Timur. Hingga saat ini, belum ditemukan tambahan korban baru.
“Anjing yang menggigit diperkirakan masih berusia muda dengan warna coklat kehitaman, dominan coklat,” jelasnya.
Saat ini, tim masih melakukan pencarian terhadap hewan tersebut. Masyarakat diminta untuk segera melapor ke Dinas Peternakan jika menemukan anjing dengan ciri-ciri tersebut atau bangkainya.
Pihaknya juga mengimbau warga yang mengalami gigitan hewan agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat, termasuk pencucian luka dan pemberian vaksin anti rabies. (Asrianto)






