ENEWS, SINJAI ••》Kasus campak di Kabupaten Sinjai melonjak tajam pada awal 2026. Hingga 6 April, tercatat 76 kasus atau meningkat dua kali lipat dibanding periode sebelumnya yang hanya 38 kasus.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan lonjakan dipicu adanya penularan dari luar daerah.
“Sejak Januari hingga 6 April 2026 ada 76 kasus campak. Ini naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Kasus didominasi anak usia 0–4 tahun sebanyak 35 orang, disusul usia 5–9 tahun sebanyak 19 orang. Sementara usia lainnya tersebar pada kelompok remaja hingga lansia.
Sebaran terbanyak berada di Kecamatan Sinjai Utara dengan 33 kasus, disusul Sinjai Selatan 13 kasus, Sinjai Timur 10 kasus, dan Tellulimpoe 5 kasus.
Kecamatan lainnya mencatat kasus lebih rendah, sementara Sinjai Tengah nihil kasus.
Dinkes mengimbau masyarakat segera melakukan imunisasi campak bagi anak usia 9 bulan hingga taman kanak-kanak.
Warga yang mengalami gejala diminta segera memeriksakan diri dan menghindari kontak dengan orang sehat, khususnya balita.
“Jika mengalami demam dan muncul bintik merah, segera ke fasilitas kesehatan agar cepat ditangani,” tegasnya. (Asrianto)






