Viral  

Siapa Sepasang Oknum Pegawai Bank Pemerintah yang Digerebek Warga di Bone?

Foto: Gedung Bank Sulselbar Kabupaten Bone di Jalan Ahmad Yani. (Dok. Enews)

BONE, SULSEL •• Digerebekanya dua oknum pegawai bank pemerintah (Sulselbar) oleh warga di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat.

Pasalnya, kedua oknum pegawai tersebut masing-masing telah memiliki pasangan resmi. Kedua oknum tersebut berinisial FR dan AP.



Dari hasil penelusuran Enews Indonesia, oknum FR merupakan kepala perkreditan di bank berplat merah tersebut.

Sementara, AP baru saja melangsungkan resepsi pernikahannya pada 8 September 2024 lalu. Usia pernikahannya baru menginjak 12 hari.

Hal itu terungkap ketika Enews Indonesia menemui beberapa orang yang mengaku hadir dalam resepsi pernikahan AP.

Bahkan, dikabarkan AP menerima uang mahar senilai Rp 1 miliar dalam pernikahannya dengan pengusaha asal Kalimantan.

“Suaminya bekerja di Kalimantan dengan uang panai‘ (mahar) Rp 1 M,” ungkap sumber Enews Indonesia, Kamis 19 September 2024.

Hanya saja, AP dikabarkan telah mengajukan gugatan cerai di Pengadilan Agama (PA) Watampone.

“Sementara proses cerai dengan suaminya,” tambahnya.

Saat digerebek warga, kedua oknum tersebut diamankan di kantor polisi Polres Bone oleh sejumlah polisi berpakaian preman.

Namun, kasus tersebut tidak ditindaklanjuti pihak kepolisian lantaran pihak yang mengaku keberatan ingin menyelesaikan perkara tersebut secara kekeluargaan.

“Betul, digerebek sekitar jam 3 subuh, tapi yang bersangkutan (suami terduga pelaku) tidak melakukan pelaporan. Jadi kami serahkan masalah tersebut ke pihak mereka masing-masing,” kata Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf kepada Enews Endonesia, Rabu 18 September 2024 kemarin.

Sementara pihak Bank Sulselbar menjelaskan bahwa kasus tersebut sementara dirapatkan di internal mereka.

“Kasusnya sementara kita bahas di internal kami, jika hal tersebut terjadi di luar jam operasional kantor dan tidak menggunakan atribut Bank Sulselbar, kami anggap mereka adalah oknum pelaku, namun jikalau pun ada laporan terkait hal tersebut ke internal kami oleh keluarga korban akan kami tindaki melalui ketentuan yang berlaku di perusahaan,” jelas Fajri selaku Humas Bank Sulsebar kepada Enews Indonesia, Rabu (19/9).

Sebelumnya diwartakan, warga BTN Tiara, Bulu Tempe, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dihebohkan dengan datangnya puluhan orang dengan menggunakan dua unit mobil ke pemukiman mereka. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 03.00 Wita dini hari, Rabu 18 September 2024.

Dari informasi  yang dihimpun Enews Indonesia, kedatangan puluhan orang tersebut karena adanya dugaan aksi perselingkuhan di salah satu rumah di perumahan tersebut.