Sinjai  

Rumpun Keluarga Makkuraga Daeng Pagau Arung Lamatti Gelar Halal Bihalal

Foto: Momen saat menyanyikan lagi Indonesia Raya pada gelaran halal bi halal Wijanna Makkuraga Daeng Pagau Arung Lamatti ke-36. (Dok. ENews)

ENEWS SINJAI •• Memasuki hari ketiga libur lebaran 2025, pengurus pusat Kerukunan Wijanna Makkuraga Daeng Pagau Arung Lamatti XXXVI (PPKWM) menggelar halal bihalal di gedung auditorium Andi Azikin Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (3/4/2025).

Halal bihalal tersebut mengangkat tema, “Sucikan Hati Pererat Silaturahmi Wijanna Makkura Daeng Pagau”.



Dalam pantauan ENews Indonesia, sekira ribuan anak cucu Makkuraga Daeng Pagau menghadiri kegiatan tersebut. Keramahan mereka dalam menjemput tamu, menjamu hingga menyapa tamu menggambarkan bagaimana sikap terpuji leluhur mereka.

“Kita wajib menjaga nilai-nilai leluhur kita yang telah beliau bangun di masa lalu,” kata ketua panitia halal bihalal, Andi Alif Abadi dalam sambutannya.

Andi Alif menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar rumpun keluarga besar Makkuraga Daeng Pagau, yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.

“Terimakasih ibu Bupati Sinjai (Ratnawati Arif) yang hadir pada kegiatan ini dan terimakasih pula kepada seluruh rumpun Makkuraga Daeng Pagau yang telah hadir pada kesempatan ini,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Sinjai Ratnawati Arif yang turut hadir menyampaikan dalam sambutannya mengapresiasi kegitan tersebut.

“Mempersatukan keluarga besar itu adalah hal yang sulit. Terimakasih panitia yang telah bekerja keras menyatukan rumpun Andi Makkuraga Daeng Pagau seluruh Indonesia,” tuturnya.

Ratna berharap, dengan adanya Kerukunan Wijanna Makkuraga Daeng Pagau, bisa bersama-sama membangun Kabupaten Sinjai yang lebih baik lagi.

“Sama-samaki” (ayo bersama. Red) membangun Sinjai ke arah yang lebih baik lagi. Kami harapa Wijanna Arung Lamatti membersamai kami membangun Sinjai dan mempersatukan warga Sinjai,” ajaknya.

Power Society (kekuatan sosial) harus hadir di tengah-tengah kita untuk membangun Sinjai,” pungkasnya.

Tambahan informasi, Raja Andi Makkuraga Daeng Pagau Matinroe ri Masiginna adalah Raja Lamatti yang ke-36 yang dikenal jujur, cerdas, bijaksana, dan dia juga mempunyai semangat keagamaan yang cukup tinggi. Andi Makkuraga lahir tahun 1809 dan wafat pada tahun 1919.

Usaha yang dilakukan Andi Makkuraga dalam mengembangkan Islam di Sinjai dengan mendirikan salah satu masjid pada tahun 1792, juga berhasil mengislamkan Kerajaan Lamatti dan menjadikan agama Islam sebagai agama resmi kerajaan.

Salah satu kesuksesan Andi Makkuraga saat menjadi raja yaitu mengubah masyarakat yang menganut kepercayaan Dewata Sewae beralih menjadi kepercayaan adanya tuhan yang maha esa, Allah Subhanahu Wataala. (Tim ENews)





Tinggalkan Balasan