BONE, SULSEL •• Dalam rangka puncak peringatan Hari Jadi Bone ke 692 tahun, DPRD Kabupaten Bone, Sulawesi selatan menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Kantor DPRD Bone, Jalan Stadion Lapatau, Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi selatan, Rabu (6/4/2022).
Sidang Paripurna DPRD ini dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Sekda Provinsi SulSe, Dr. Abdul Hayat Gani, MSi, Bupati Bone, Dr. H. A. Fahsar M Padjalangi, MSi, Wakil Bupati Bone, Drs H. Ambo Dalle, MM, Danrem 141 Toddoppuli, Brigjen Djashar Djamil, Forkopimda Kabupaten Bone, Sekda Bone, Drs. H. A. Islamuddin, MH, para Asisten Sekda Bone, Kepala OPD, Kabag Setda Bone, Camat, Danramil , Kapolsek, Kades, dan Lurah se-Kabupaten Bone.
Hadir pula Anggota DPR RI, A. Rio Idris Padjalangi, Anggota DPRD Sulsel, A. Irwandi Natsir, Ketua DPRD Maros, A. Patarai Amir,
Ketua DPRD Soppeng, H.Syahruddin M. Adam, Ketua DPRD Palopo, Nurhaeni, Ketua DPRD Bulukumba, H Rijal, Ketua DPRD Takalar, Darwis Sijaya, Ketua DPRD Luwu, Rusli Sunali, Ketua DPRD Morowali Utara, Megawati Ambo Asa,Wakil Ketua DPRD Jeneponto, Irmawati Zainuddin.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh ketua DPRD Bone Irwandi Burhan. Dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Jadi Bone sebagai semangat baru hingga motto “Jayalah Bone” dapat diwujudkan bersama – sama.
“Agar senantiasa kita bersatu padu, bergandengan tangan, berjalan beriringan, tidak saling menghianati,” ucapnya berapi – api.
Dia berharap, para eksekutif, legislatif, yudikatif dan seluruh elemen masyarakat yang akan membawa Kabupaten Bone ke arah yang lebih maju dapat memegang teguh pesan para pendahulu yang diucapkannya tadi.
Sementara itu, Bupati Bone Andi Fahsar Padjalangi menerangkan tema Hari Jadi Bone yakni ‘Jayalah Bone’ bermakna terus bersemangat, bersatu, bekerja, dalam pemulihan seluruh sektor kehidupan masyarakat yang terdampak Covid 19.
“Pelaksanaan HJB tahun ini lebih semarak dari sebelumnya. Hal ini dikarenakan wabah Pandemi Covid 19 yang membatasi aktivitas kita,” ujar Fahsar.
Lanjut Fahsar, momentum Hari Jadi Bone ini adalam momen penting bagi seluruh masyarakat Bone baik yang di Bone maupun yang ada di Rantau.
Tidak hanya itu, capaian Inovasi Daerah tahun 2022 yang menempatkan Kabupaten Bone pada peringkat 30 Kabupaten Kota juga tidak kalah membanggakan.
”Terkait program pemulihan ekonomi pasca Covid-19, tahun 2021 mencapai 5,53 persen, jauh meningkat dibanding tahun 2020, padahal kita sempat mines 0,25 persen, pertumbuhan ini dipicu pulihnya aktifitas ekonomi sektor produksi, utamanya pertanian, kehutanan dan perikanan”, tutur Andi Fahsar.
Tahun 2022 ini, Pemprov Sulsel kembali menganggarkan untuk penanganan jaringan pada Daerah Irigasi LalengriE sebesar Rp 6 miliar. Begitupula dengan Daerah Irigasi Waru-waru, Daerah Irigasi Unyi dan Daerah Irigasi Jaling.
Sekprov SulSel, Abdul Hayat mengaku sangat mengapresiasi peringatan Hari Jadi Bone yang mengangkat tema Jayalah Bone, guna mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang lebih berkualitas.
“Diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan infrastruktur yang memiliki peran besar dalam memacu dan membantu pemulihan ekonomi masyarakat. Semoga semuanya bisa berjalan lancar, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat Bone”, harapnya.
Abdul Hayat mengungkapkan, Kabupaten Bone adalah daerah di Sulsel yang memberikan kontribusi tertinggi produksi Gabah Kering Giling (GKG) pada Tahun 2021 yaitu sebesar 808,28 ribu ton GKG dari total produksi Sulsel 5.09 juta ton GKG. Oleh karena itu, untuk mendukung sektor pertanian, dengan mengoptimalikan aliran air dari bendungan ke area persawahan.
Tahun 2022 ini, Pemprov Sulsel kembali menganggarkan untuk penanganan jaringan pada Daerah Irigasi LalengriE sebesar Rp 6 miliar. Begitupula dengan Daerah Irigasi Waru-waru, Daerah Irigasi Unyi dan Daerah Irigasi Jaling.
“Saya berharap dengan adanya supporting Pemprov SulSel, kita semua berharap pembangunan di Kabupaten Bone dapat berjalan lancar dan betul-betul bisa menjawab kebutuhan masyarakat. Tentu, kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi yang harus terjalin dengan semua pihak”, tutup Sekprov SulSel.






