PMII Sorot Dugaan Mafia Solar di Bantaeng

Foto: Ketua PMII Bantaeng, Andi Erank saat berorasi di depan gedung DPRD Bantaeng menyoroti maraknya mafia solar. (Dok. Ismail)

ENEWS, BANTAENG ••》Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bantaeng menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Bantaeng, Rabu (25/2/2026).

Aksi tersebut menyoroti dugaan praktik mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah Bantaeng.

banner 728x250

Dalam orasinya, massa menyampaikan dugaan penyelewengan distribusi solar subsidi yang dinilai hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Ketua PMII Bantaeng, Andi Erank, mengaku kecewa karena tidak ada satu pun anggota DPRD yang menemui massa aksi.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi, tetapi gedung DPRD kosong tanpa kehadiran anggota dewan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan, PMII bergerak secara independen tanpa dukungan pihak mana pun.

Massa juga mendesak aparat kepolisian menindak tegas pihak yang diduga terlibat dalam praktik mafia BBM.

Dalam pernyataan sikapnya, PMII meminta DPRD Bantaeng memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan menghadirkan Kejaksaan Negeri dan kepolisian untuk membahas dugaan tersebut secara terbuka.

“Kami siap buka-bukaan. Kami akan bongkar di mana lokasi penimbunan,” ujar salah satu orator.

Selain itu, massa menyoroti dugaan keluarnya mobil sitaan milik PT Ronald Jaya Energi dari kantor kepolisian yang disebut telah dialihkan penanganannya ke Polda Sulawesi Selatan.

Massa mengklaim memiliki bukti berupa berkas mobil tangki milik perusahaan tersebut saat melakukan bongkar muat solar subsidi di Pelabuhan Mattoanging.

Kontributor: Ismail L





Tinggalkan Balasan