Bone  

PMII Bone: Pelaku Penganiayaan Kader Kami Harus Ditangkap Secepatnya

ENEWSINDONESIA.COM, BONE — Massa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bone melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Bone terkait kasus penganiayaan yang menimpa tiga rekannya saat menghadiri pelantikan penguris Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat IAIN Bone, Kamis (05/10/23).

Dalam tuntutannya, massa aksi mendesak pihak kepolisian untuk segera mangamankan para terduga pelaku pengeroyokan tersebut.

  banner 728x250   banner 728x250

Meski begitu, pengunjuk rasa menyayangkan karena kedatangan mereka tak diterima langsung oleh, Kapolres Bone, AKBP Arief Doddy Suryawan.

Alasannya, Kapolres Bone tengah mengikuti agenda kegiatan bersama dengan Forkopimda. Padahal para pengunjuk rasa mengaku telah mengirim surat pemberitahuan terkait aksi yang menurut mereka sangat penting tersebut.

Kapolres Bone, hanya diwakili Wakapolres, Kompol Sarifuddin bersama Kanit Resum, Iptu Andi Fadli.

“Mohon maaf kepada adik-adik atau anak-anak ku sekalian bahwasanya bapak Kapolres Bone tidak hadir dikarenakan beliau menghadiri kegiatan ulang tahun TNI dan setelah itu lanjut ke pertemuan forkopimda,” ungkap Sarifuddin mengawali pembicaraan di hadapan mahasiswa.

Syarifuddin mengatakan, bahwa kehadirannya di tengah mahasiswa mengakili Kapolres Bone sebagai bukti bahwa mereka serius menangani kasus tersebut hingga tuntas.

“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika kita bicarakan baik-baik. Kasus penganiayaan tersebut sekarang masih tahap penyelidikan,” tuturnya.

Jenderal Lapangan PMII Bone Muh. Alvian Amal mengatakan, bahwa mereka kecewa lantaran sampai hari ini tersangka pelaku pengeroyokan terhadap kader PMII Bone belum juga diamankan pihak kepolisian.

“Kami mempertanyakan kinerja Kapolres Bone karena kami sudah memberikan waktu 1×24 jam untuk menemukan pelaku namun nyatanya sampai hari ini belum juga ditangkap,” jelasnya.

Sementara, ketua umum PMII Cabang Bone, Muhammad Akbar menyampikan, meski Kapolres Bone tidak hadir namun Wakapolres Bone siap bertanggung jawab sepenuhnya dan telah menandatangani tuntutan aksi pihaknya.

“Saya dan seluruh kader PMII Bone berharap setelah tuntutan aksi kami di tandatangani maka secepatnya pelaku harus ditemukan dengan batas waktu hingga besok,” tegasnya.

“Jika sekiranya pelaku pengeroyokan tersebut belum juga ditemukan dan ditersangkakan maka kami dan seluruh kader PMII se-Indonesia akan melakukan aksi solidaritas,” tambahnya.

(Mimienk Lee)

banner 728x250  

Tinggalkan Balasan

error: waiittt