Sinjai  

Peternak Ayam Petelur Sinjai Temui Bupati, Usulkan Kemitraan dengan SPPG

ENEWS, SINJAI ••》Asosiasi Peternak Ayam Petelur Kabupaten Sinjai melakukan audiensi bersama Bupati Sinjai untuk menyampaikan berbagai persoalan yang tengah dihadapi para pelaku usaha.

Ketua Asosiasi, Jamaluddin, menyampaikan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus menginformasikan kondisi usaha yang saat ini mengalami tekanan akibat penurunan harga telur di pasaran, sementara harga pakan terus meningkat.

banner 728x250

“Kami menyampaikan kepada Ibu Bupati kondisi yang dialami peternak saat ini, di mana harga telur mengalami penurunan sementara harga pakan justru meningkat. Kondisi ini tentu sangat mempengaruhi keberlangsungan usaha peternak,” ujarnya pada Selasa (16/6/2026).

Para peternak berharap pemerintah daerah dapat memberikan arahan dan langkah strategis untuk menciptakan keseimbangan antara harga jual telur dan biaya produksi, khususnya harga pakan yang menjadi komponen terbesar dalam usaha ini.

Salah satu solusi yang diusulkan adalah membangun kemitraan antara peternak lokal dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Sinjai.

“Setelah kami berdiskusi dengan Ibu Bupati, salah satu langkah yang bisa ditempuh agar harga telur kembali naik adalah menjalin kerja sama atau kemitraan antara peternak dengan SPPG yang ada di Sinjai. SPPG ini memiliki acuan surat edaran untuk membeli telur dari peternak lokal,” jelasnya.

Menurut Jamaluddin, dalam skema tersebut pembelian telur oleh SPPG mengacu pada harga yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu sebesar Rp26.500 per kilogram.

Dengan adanya kepastian pasar melalui kemitraan ini, diharapkan harga telur di tingkat peternak dapat kembali stabil dan memberikan keuntungan yang layak.

Ia juga mengapresiasi respons positif dari Bupati Sinjai terhadap aspirasi yang disampaikan.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk memfasilitasi pertemuan lanjutan antara peternak dan pihak SPPG guna membahas teknis pelaksanaan kerja sama.

“Alhamdulillah, Ibu Bupati sangat merespons apa yang kami sampaikan. Insya Allah akan ada pertemuan lanjutan yang difasilitasi pemerintah daerah untuk mempertemukan peternak dengan pihak SPPG agar teknis kerja sama ini bisa segera dibahas dan direalisasikan,” ungkapnya.

Melalui langkah ini, para peternak berharap kebutuhan telur untuk program pemenuhan gizi di Sinjai dapat diprioritaskan dari hasil produksi lokal.

Selain membantu menjaga stabilitas harga, kebijakan ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan sektor peternakan daerah dan meningkatkan kesejahteraan para peternak.

“Kami berharap seluruh SPPG yang ada di Sinjai dapat mengutamakan pembelian telur dari peternak lokal. Jika produksi kami belum mencukupi kebutuhan, barulah mengambil pasokan dari luar daerah,” pungkasnya.

Audiensi ini menjadi bentuk komitmen Pemkab Sinjai dalam membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk mencari solusi bersama terhadap tantangan yang dihadapi demi mendukung penguatan ekonomi daerah.

(ASRIANTO)





Tinggalkan Balasan