Persibone Vs Persedikab Kediri: Laskar Paddengngeng Kalah 3-1, Wasit Disorot

Foto: Detik-detik wasit diprotes oleh tim dari Persibone. (Dok. Agung Pramono)

ENEWS, KEDIRI ▪︎ Tim dari Persatuan Sepak bola Indonesia Bone (Persibone) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) harus menelan  kekalahan dari tim tuan rumah Persedikab Kediri pada putaran Liga 3 Nasional dengan skor 1-3. Laga tersebut berlangsung di Stadion Canda Bhirawa, Kediri, Jawa Timur, Selasa (30/4/2024).

Pertandingan Laskar Paddengngeng (julukan Persibone) melawan Persedikab Kediri berlangsung sengit. Persedikab mendapatkan hadiah pinalti di awal babak pertama, namun eksekutor Persedikab Kediri Hasbiyanto gagal mengeksekusinya.

Kemudian pertengahan babak pertama Persedikab Kediri membuka keunggulan melalui sundulan Hasbiyanto setelah menerima umpangan dari Nasikin.

Sebelum turun minum Almuhalik menyamakan kedudukan melalui kemelut di dalam kotak pinalti.

Memasuki babak kedua, tensi permainan semakin panas. Pemain Persibone melakukan banyak protes atas keputusan wasit yang sangat kontroversi.

Pelatih Persibone Abu Nawas menyayangkan kemepimpinan wasit yang memimpin jalannya pertandingan tersebut.

“Kami dirugikan oleh wasit. Terlalu gampang memberikan pinalti kepada tim kami dan mengeluarkan kartu,” sesal Abu Nawas dengan nada kesal.

Abu Nawas mengatakan, keputusan wasit memang tidak luput dari kesalahan. Ada 3 pinalti kepada Persibone ini sudah sangat berlebihan.

“Pertengahan babak pertama kami diberikan pinalti, padahal itu jelas-jelas tidak dilanggar sama sekali. Kemudian menit 84 kami diberikan lagi pinalti setelah pemain Persedikab merasa dilanggar, lalu injury time kami diberi lagi pinalti. Ini luar biasa sekali,” katanya.

“Pada babak pertama itu kita bermain imbang, saling menyerang antara kedua tim dan berakhir 1-1. Di babak kedua kami sangat dirugikan oleh wasit. Sehingga merusak mental pemain kita,” sambung Abu Nawas.

Abu Nawas mengaku optimis, masih ada 3 pertandingan yang akan dilakoni Persibone. Diantaranya melawan PSIK Klaten pada Kamis, 2 Mei mendatang, kemudian Peureulak Raya, dan Adhyaksa Farmel FC

“Kami belum menyerah, kami tetap optimis bisa lolos. Masih ada 3 pertandingan. Mudah-mudahan bisa bangkit dari situ,” tutupnya (*)





Tinggalkan Balasan