ENEWS, BONE •• Penipuan yang mengatasnamakan PLN marak terjadi di Kabupaten Bone, dengan banyak warga menjadi korban, terutama orang tua lanjut usia. Modusnya adalah menjual kotak penutup kilometer pelanggan dengan harga tinggi, yang langsung dipasang di kilometer pelanggan sambil mengatakan bahwa itu dari PLN.
Seperti yang viral di media sosial, grup Facebook terbesar di Bone, Info Kejadian Bone (IKB Official), pada Sabtu, 14 November 2020, sebuah unggahan dari akun Idhil Bindhi, salah satu admin grup, dengan keterangan, “Ada yang pernah dapat beginian?”
Postingan tersebut mendapat banyak respons dari warganet, termasuk mereka yang pernah menjadi korban. Salah satunya adalah komentar dari akun Facebook @Mansur Anchu.
“Itu penipuan, di rumah saya pernah terjadi. Waktu itu saya tidak ada di rumah, hanya ada orang tua. Oknum tersebut langsung memasang dan meminta uang Rp150 ribu. Pas saya datang, saya suruh cabut. Dia bilang kerja sama PLN. Langsung saya laporkan ke polisi dan orang PLN,” tulisnya.
Akun Facebook Setiawati Sukarno juga menjadi korban penipuan ini setahun lalu.
“Saya pernah, tapi sudah setahun yang lalu, cuma warnanya merah, nominalnya Rp100 ribu,” tulisnya dalam kolom komentar.
Admin grup tersebut mengonfirmasi hal ini ke pihak PLN Watampone di media sosial Instagram, kemudian mengunggah hasil konfirmasinya pada hari Minggu, 15 November 2020, ke Grup Facebook IKB Official dengan keterangan, “Hati-hati penipuan mengatasnamakan PLN. Dalam unggahan tersebut, pihak PLN Watampone membantah hal itu.”
“Mohon maaf, ini bukan dari PLN, kami tidak pernah mewajibkan pelanggan memakai kotak penutup,” balas PLN di percakapan IG tersebut. (Redaksi)






