ENEWS, BONE ••》Jalan berlubang di ruas poros Bone–Sinjai (Trans Sulawesi) tepatnya di Kelurahan Ceppaga, Lingkungan Belawae, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, dikeluhkan warga karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Dalam sepekan terakhir, beberapa pengendara dilaporkan mengalami kecelakaan tunggal akibat kondisi jalan yang rusak dan minim penerangan di lokasi.
Warga menyebut terdapat sedikitnya empat titik kerusakan di sepanjang jalan poros Kelurahan Ceppaga.
Kondisi jalan yang tergenang air saat hujan membuat lubang sulit terlihat pengendara, terutama pada malam hari.
Melihat kondisi tersebut, sejumlah pemuda Lingkungan Belawae berinisiatif melakukan gotong royong menutup lubang jalan guna meminimalisir kecelakaan.
“Kami inisiatif karena beberapa malam ini sering terjadi laka tunggal. Jalan juga minim penerangan, ditambah sering hujan sehingga lubang tertutup air dan tidak kelihatan,” ujar Supe, salah satu tokoh pemuda Belawae kepada ENews Indonesia, Jumat (22/5/2026).
Ia mengatakan, jalan tersebut merupakan akses umum dengan arus kendaraan yang padat setiap hari sehingga keselamatan pengguna jalan perlu menjadi perhatian bersama.
“Sekarang bukan waktunya saling menyalahkan, tapi bagaimana kita bergotong royong untuk berbuat. Tadi malam juga ada lagi yang kecelakaan, seorang perempuan dari Makassar menuju Desa Lemo, Kecamatan Kajuara,” katanya.
Pemuda lainnya, A. Appu, mengapresiasi kekompakan warga yang terlibat dalam aksi gotong royong tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh pemuda Belawae atas kerja sama dan semangat gotong royongnya,” tutupnya. (A. Idhil)






