Pemkab Bone Kembali Akan Gelar Pasar Murah di 5 Kecamatan

Foto: suasana rapat pemantapan persiapan pasar murah menjelang hari raya idul adha 1444 H/ 2023 M di Aula Latea Riduni Rujab Bupati.

ENEWS, BONE •• Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali akan menggelar pasar murah di lima titik kecamatan di Kabupaten Bone. Kegiatan pasar murah ini dijadwalkan akan dilaksanakan selama lima hari mulai tanggal 19 – 24 Juni 2023 mendatang.

Wakil Bupati Bone Ambo Dalle menyampaikan, kelima kecamatan ditunjuk sebagai lokasi pasar murah ini meliputi, Kecamatan Tanete Riattang, Ponre, Patimpeng, Tonra dan Palakka. Lokasi pelaksanaan rata-rata di lapangan ibu kota kecamatan.



“Kalau di kota akan dilaksanakan selama dua hari mulai tanggal 19 sampai 20 di lapangan merdeka. Sedangkan Kecamatan Ponre di tanggal 21 tepatnya di lapangan,” terang Wabup pada rapat pemantapan persiapan pasar murah menjelang hari raya idul adha 1444 H/ 2023 M di Aula Latea Riduni Rujab Bupati, Kamis (8/6/2023).

“Sedangkan di Kecamatan Patimpeng di tanggal 22 Juni 2023 di Desa Paccing, tanggal selanjutnya di Kecamatan Tonra di depan Kantor Camat, terakhir Kecamatan Palakksa 24 Juni 2023 di Desa Usa,” sambutnya.

Dia meminta agar seluruh stakeholder terkait dapat memberdayakan produk lokal.

“Saya minta barang-barang yang dijual nanti, ambil di bone dan jangan di daerah lain kecuali tidak ada barangnya. Ini tentu sebagai pemberdayaan produk lokal di bone,” ujarnya.

Hal terpenting lainnya kata Wabup, harga komoditas yang dijual nantinya harus dibawah harga di pasaran saat ini. “Saya minta harga telur dibawah Rp40 ribu/rak, ayam potong Rp40-45 ribu per ekor. Saya juga minta pihak Bulog dan Pabrik Gula juga kasih harga murah,” pintanya.

“Dana BTT di kas daerah saat ini sudah ada dibawah Rp1 miliar, jadi instansi yang terlibat pasar murah ini untuk segera ajukan pencairan dana subsidi, paling lambat tanggal 15 Juni 2023 harus dicairkan,” lanjutnya.

Ambo Dalle berharap, dengan digelarnya pasar murah di bone ketiga kalinya ini, kondisi inflasi dapat terus terkendali. Dan, masyarakat dapat terbantu dengan adanya kegiatan ini (Pasar murah, red) dengan harga terjangkau.

Alhamdulillah, inflasi di bone terbilang rendah dan masuk 10 daerah secara nasional inflasi yang terkendali. Hal ini tentu berkat keberhasilan menggelar pasar murah sebagai salah satu langkah menjaga inflasi,” tandas Wabup Bone dua periode ini. (*)