ENEWS, SINJAI •• Pemkab Sinjai melalui Bapedda menggelar Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2045 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di aula Hotel Rofina Kamis (15/5/2025) itu dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan diwakili Kepala Balitbangda Sulsel Setiawan Aswad melalui Virtual, kepala OPD, camat, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, BUMN, BUMD serta organisasi masyarakat.
Dr. Setiawan Aswad dalam arahannya menyampaikan bahwa RPJMD 2025-2029 ini merupakan tahapan yang wajib dilakukan untuk menyusun visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai yang sepatutnya sebagai ruang publik untuk menghasilkan ide, solusi serta isu strategis.
Tentunya, hal ini untuk membuka wawasan seluas-luasnya dengan membahas isu global, demografi hingga pertumbuhan ekonomi.
“RPJMD ini disusun untuk memberikan kejelasan arah dalam merencanakan program 5 tahun kedepan tanpa meninggalkan kaidah-kaidah dengan sinkronisasi program pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota,” ungkapnya.
Termasuk, komitmen dalam mendukung pembangunan nasional serta sejumlah kebijakan pemerintah pusat hingga provinsi.
Sementara itu, Bupati Sinjai yang diwakili Asisten perekonomian dan pembangunan Setdakab, Andi Ilham Abubakar mengatakan dokumen RPJMD merupakan penjabaran visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sinjai dari hasil pelaksanaan Pilkada 2024 yang memuat permasalahan daerah, isu strategis, visi misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan indikator dan targetnya.
“Tentunya, setiap tahun melalui dokumen rencana kerja pemerintah daerah sesuai dengan program prioritas yang sudah dirumuskan berdasarkan visi dan misi,” ujarnya
Andi Ilham meminta kolaborasi dari seluruh stakeholder untuk mewujudkan Sinjai Maju, Sejahtera, Mandiri dan Berkeadilan, tentu saja dengan prasyarat semua bergerak sesuai kewenangan, tanggung jawab dengan mengoptimalkan pengelolaan potensi daerah.
“Menghadapi tantangan fiskal daerah tentu akan merubah pola pikir kita untuk fokus pada dampak program dan upaya proaktif mencari sumber pendanaan alternatif. Dan kolaborasi dengan berbagai sektor diharap dapat mendorong kualitas SDM untuk pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pemenuhan sarana dan prasarana,” jelasnya.
Termasuk, kata Andi Ilham pemanfaatan teknologi informasi dan digital diharapkan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik, pendidikan pengembangan promosi serta pemasaran produk UMKM sehingga tema RKPD Pemkab Sinjai adalah “Peningkatan Sumber Daya Manusia untuk Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif”.
“Untuk itu, kami meminta kepada masyarakat berkontribusi yang nyata dalam membangun daerah Sinjai dimulai dari hal kecil yakni dengan menjaga lingkungan kita agar bersih dan nyaman serta menjaga keamanan dan berbelanja produk lokal agar UMKM semakin bergairah,” pungkasnya.
Jurnalis: Asrianto






