Pemda Bone Dilematis Tangani Petani Rumput Laut di Lokasi Wisata Tanjung Pallette

Foto: Objek wisata Tanjung Pallette di Kabupaten Bone yang dipenuhi pelampung rumput laut

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Salah satu potensi wisata yang berada di pesisir pantai Bone adalah kawasan wisata Tanjung Pallette. Tanjung Pallette terletak di Kelurahan Pallette, 12 km dari kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Tanjung yang berhadapan langsung dengan teluk Bone tersebut, telah tertata rapi dilengkapi dengan panorama alam yang memukau.

banner 728x250      
 

Namun akhir – akhir ini, pengunjung wisata tersebut menurun disebabkan pemandangannya yang dicemari pelampung budidaya rumput laut.

Pelampung tersebut terbuat dari botol bekas air mineral. Kepala Pengelola Tanjung Pallette, Salahuddin mengakui bahwa kunjungan wisatawan memang menurun.

“Pemandangan tentu merusak. Waktu jaman bupati sebelumnya, hal ini memang ditertibkan dengan sistem pewarnaan (pelampung tersebut),” ujarnya saat ditemui di Tanjung Pallette, Sabtu (15/10/2022).

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bone, Baharuddin menuturkan mengenai petani rumput laut di Tanjung Pallette pihaknya sudah tiga kali mendatangi petani dengan menawarkan beberapa solusi.

Kemudian kata dia yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah wilayah zonasinya. Kalau wilayahnya masuk lokasi pariwisata maka pembudidaya rumput laut harus pindah dengan menatanya.

“Kalau masalah mengurangi pengunjung tentu itu mengurangi, karena ini sangat merusak pemandangan,” ucapnya.

“Tetapi yang berhak menata itu adalah dinas kelaut dan perikanan Sulsel karena dengan berlakunya  UU 23 2014, kewenangan kami dilaut tidak ada, hanya pembinaan teknis,” sambungnya, Selasa (9/11/2022).

Namun ini menjadi dilematis sebab jika melihat dari sosial ekonominya itu merupakan mata pencaharian masyarakat setempat untuk keberlangsungan hidup mereka.

Maka dari itu pihaknya menawari untuk mengganti pelampungnya menjadi bola pelampung yang indah warna warni. Tetapi mereka harus berkelompok tidak boleh individu.

“Tapi kami panggil mereka ke kantor untuk bicara agar tahun depan bisa dibantu pelampung bola warna warni dan tidak lagi pakai botol bekas air mineral dan sejenisnya, namun mereka belum datang,” ungkapnya.

Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi menuturkan terkait hal tersebut pihaknya akan mencarikan jalan keluar untuk hal tersebut.

“Ada memang pelampung rumput laut mengganggu pemandangan di sana pokoknya hampir di pinggir pantai itu,” katanya.

Ia mengatakan penindakan itu menimbulkan dilematis kerana memang sumber kehidupan masyarakat sekitar.

“Tentu kita carikan solusi yang tidak ada dirugikan dalam hal ini bagaimana bisa lahir solusi terbaik,” paparnya.

banner 728x250   banner 728x250   banner 728x250  

Tinggalkan Balasan