PDM Wajo Perkuat Reputasi Digital Hadapi Disinformasi

Ketgam: Peserta Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Sulawesi Selatan berfoto bersama usai kegiatan di Makassar, 1–3 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti perwakilan PDM se-Sulsel untuk memperkuat strategi komunikasi dan menghadapi disinformasi di ruang digital.

ENEWS, WAJO ••》Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Wajo memperkuat strategi komunikasi digital untuk menghadapi maraknya disinformasi.

Langkah itu dilakukan dengan mengutus tiga delegasi mengikuti Pelatihan Manajemen Reputasi Digital Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Makassar, 1–3 Mei 2026.

banner 728x250

Ketiga delegasi tersebut yakni Muh. Hasbi Abbas, Irwan Sakaria, dan Wahiduddin Ridha.

Pelatihan yang diikuti sekitar 100 peserta dari 24 PDM dan perguruan tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah se-Sulsel ini membahas strategi komunikasi publik, manajemen krisis informasi, keamanan digital, hingga pemanfaatan AI.

Sekretaris PDM Wajo, Hasbi Abbas, mengatakan penguatan reputasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah perubahan pola komunikasi.

“Reputasi digital harus dibangun dari kerja nyata, bukan sekadar pencitraan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Ia menilai, tantangan saat ini bukan hanya menyampaikan pesan, tetapi memastikan informasi diterima dan dipercaya publik di tengah derasnya arus disinformasi.

PDM Wajo juga mengakui aktivitas digital selama ini masih sebatas publikasi kegiatan dan belum terkelola secara sistematis.

Sebagai tindak lanjut, PDM Wajo akan membentuk tim pengelola media, memperkuat kanal resmi, serta meningkatkan literasi digital kader.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kepercayaan publik dan memperkuat peran Muhammadiyah di ruang digital. (Andi Ikbal)

Tinggalkan Balasan