Pemilu  

Paslon Bupati Majene AST-Rita Ingin Naikkan Angka Stunting

Foto: pasangan calon (paslon) nomor urut 2, AST-Rita. (Enews)

ENEWS PEMILU •• Gelaran Debat Kandidat kedua Pilkada Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) 2024 pada Senin (18/11/2024) kemarin menjadi sorotan tajam publik setelah pasangan calon (paslon) nomor urut 2, AST-Rita menyampaikan pernyataan kontroversial yang dinilai fatal dan keliru.

Dalam salah satu segmen debat yang membahas isu kesehatan, AST-Rita secara terang-terangan menyebutkan keinginan mereka untuk “Menaikkan peringkat stunting Majene menjadi peringkat kedua”.



Pernyataan ini menuai reaksi keras dari masyarakat dan pengamat politik. Banyak yang mempertanyakan apakah pasangan ini benar-benar memahami esensi dari masalah stunting yang menjadi salah satu indikator kesehatan anak di Indonesia.

Diketahui, Stunting adalah kondisi serius yang mencerminkan kurangnya gizi pada anak, dan naiknya peringkat stunting jelas berarti meningkatnya angka anak-anak yang terdampak masalah tersebut.

“Sungguh tidak masuk akal. Pernyataan seperti ini menunjukkan kurangnya pemahaman mendalam terhadap isu stunting yang justru harus diberantas, bukan ditingkatkan,” ujar Fajar salah seorang Pemerhati Kesehatan di Majene kepada Enews Indonesia, Selasa (19/11/2024).

Sebagai perbandingan lanjut Fajar, paslon Arismunandar-Adi Ahsan telah menunjukkan komitmen nyata dalam menurunkan angka stunting melalui program-program yang jelas dan terukur.

Sementara itu, pernyataan AST-Rita ini justru menimbulkan keraguan akan visi dan misi mereka dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

“Mengatasi stunting itu bukan sekadar angka, tetapi tentang memastikan setiap anak Majene memiliki masa depan yang sehat dan produktif. Jika calon pemimpin saja salah memahami prioritas, bagaimana mereka bisa membawa perubahan yang diharapkan masyarakat?” Katanya.

Menurut Fajar, debat ini seharusnya menjadi momen bagi setiap paslon untuk menunjukkan kapabilitas dan solusi atas permasalahan daerah. Namun, pernyataan kontroversial Ast-Rita justru menimbulkan keraguan baru di kalangan pemilih.

“Majene membutuhkan pemimpin yang benar-benar memahami permasalahan rakyat dan berkomitmen menyelesaikannya. Jangan sampai kesalahan fatal ini mengorbankan masa depan generasi muda Majene,” tegasnya.

(Arfan Renaldi)





Tinggalkan Balasan