89 Kendaraan Terjaring Razia ETLE di Bone Saat Operasi Keselamatan Pallawa 2025

Foto: Kapolres Bone AKBP Erwin Syah (tengah) saat diwawancarai media didampingi Kasat Lantas Polres Bone AKP Musmulyadi (kiri) dan Kasi Humas Polres Bone Ipda Rayendra Muchtar (kanan). |Dok. ENews

ENEWS BONE •• Kapolres Bone AKBP Erwin Syah menyatakan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2025 menunjukkan perkembangan positif dibandingkan dengan operasi serupa pada 2024, baik dari segi kuantitas maupun kualitas.

“Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bone mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun lalu. Bahkan, tidak ada korban jiwa dalam operasi kali ini, hanya terjadi kerugian materiil,” ujar Kapolres saat gelaran jumpa pers di Mapolres Bone, Senin (24/2/2025).

Kapolres Bone yang didampingi Kasat Lantas Polres Bone AKP Musmulyadi dan Kasi Humas Polres Bone Ipda Rayendra Muchtar memaparkan, dari data yang telah pihaknya himpun menunjukkan bahwa selama 14 hari pelaksanaan operasi, tercatat 9 kejadian kecelakaan, dengan 1 orang mengalami luka berat dan 13 orang luka ringan.

Sementara itu, Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mencatat 89 kendaraan terjaring, dan 276 kendaraan diberikan teguran. Total kendaraan yang ditindak sebanyak 365 unit.

“Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kami mencatat 18 kasus kecelakaan dengan 7 korban meninggal dunia, 7 luka berat, dan 24 luka ringan. Artinya, secara kumulatif, angka kecelakaan dan korban jiwa tahun ini menurun hingga 100 persen,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolres Bone mengungkapkan penurunan besar dalam kerugian materiil akibat kecelakaan.

“Tahun lalu, kerugian materiil yang tercatat mencapai Rp 36.000.000, sementara tahun ini hanya Rp 5.500.000, atau turun sekitar 84 persen,” paparnya.

Operasi Keselamatan Pallawa 2025 bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, kecelakaan dan korban fatalitas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

(Redaksi ENews Indonesia)