ENEWSINDONESIA.COM, Morotai -Literasi Morotai Membaca (MM) menggelar Morotai Membaca ke- 1 yang berlangsung di Jalan Siswa. Morotai Study and Sport Center (MSSC), Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu, 4 Juni 2022.
Ketua Sektor Gerakan Mahasiswa Pemerhati Sosial (Gamhas) Unpas Morotai, Dandi Sangky, mengatakan Literasi Morotai Membaca ini dibentuk pada malam sabtu, 3 juni 2022 di jalan siswa. Dan literasi ini juga dibentuk atas inisiatif dari Mahasiswa Universitas Pasifik Morotai serta bekerja-sama dengan seorang guru Madrasa Aliyah Gotalamo guna membumikan literasi di Morotai.
“Sebanyak 32 bua buku ini adalah partisipasi dari kawan-kawan Gamhas,” ucapnya.
Dandi menambahkan, Puluhan pemuda, mahasiswa, masyarakat dan siswa/siswi Morotai juga menyumbangkan beberapa puisi diantaranya :
– Abd Rahman Saijati
– Rusmila Fabanyo
– M. Rifky Ferdiansyah
– Hayun Nurdin
– Laode Lasurdin Madelis
– Sunardi Kerang
– Idham Suaibun
– Raudiya Soleman
“Pada era digitalisasi saat ini bahwa masyarakat lebih condong membuka Handpone (Hp) di bandingkan dengan membuka atau membaca buku,” jelasnya.
“Puluhan pemuda, mahasiswa, masyarakat dan siswa/siswi Morotai juga menyumbangkan beberapa puisi diantaranya :
“Puluhan pemuda, mahasiswa, masyarakat dan siswa/siswi Morotai juga menyumbangkan beberapa puisi diantaranya :
– Abd Rahman Saijati
– Rusmila Fabanyo
– M. Rifky Ferdiansyah
– Hayun Nurdin
– Laode Lasurdin Madelis
– Sunardi Kerang
– Idham Suaibun
– Raudiya Soleman
Menurut Dandi, Pada era digitalisasi saat ini bahwa masyarakat siswa/siswi lebih condong ke Handpone (Hp) di bandingkan dengan membaca buku
Sementara itu, Ketua Barisan Masyarakat Indonesia (BMI) Morotai, Hayun Nurdin mengatakan ia sangat mengapresiasi kegiatan ini dilakukan. Karena, ini sangat tepat literasi Morotai membaca dilaksanakan di Jalan siswa Morotai.
Ia juga, meminta kepada instansi pemerintah Morotai yakni Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah agar memberikan bantuan berupa buku kepada peserta Morotai Membaca sehingga buku bisa di baca atau bermanfaat bagi masyarakat setempat atau para mahasiswa serta siswa/siswi pulau Morotai. Pungkasnya.
Laporan: Ranto Daeng Badu






