Majene  

Leader WCD Sulbar Gelar Talk Show, Berbagi Spirit Cinta Lingkungan dan Tata Kelola Sampah di Sekolah

Enewsindonesia.com, Majene — Kelestarian alam merupakan salah satu warisan yang akan diturunkan kepada generasi selanjutnya. Oleh karena itu kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan kepada anak-anak dari sejak dini. Apapun perilaku menjaga lingkungan dapat berdampak baik terhadap keberlangsungan bumi.

Leader World Clean Up Day (WDC) Sulbar menggelar Talk Show Gebyar dan Aksi (GRADASI) di SMA Negeri 2 Majene dengan mengangkat  tema “ Mengapresiasi Prestasi dan Kearifan Lokal untuk Penguatan Profil Pelajar Pancasila”, Kamis (10/3/2022).



Di acara Talk Show yang digelar WDC Sulbar, menyampaikan tentang perilaku menjaga lingkungan. Yang paling mudah untuk menjaga lingkungan adalah melakukan pemilahan, pengolahan dan pengurangan. Karena sampah menjadikan beban pada lingkungan dan alam semesta.

Di hadapan para peserta Talk Show yang terdiri dari pelajar SMP, dan SMA sederajat serta para kepala sekolah se Kabupaten Majene, Qadry menyampaikan pentingnya mengurangi timbunan sampah. Sudah saatnya masyarakat memisahkan barang-barang yang tidak dipakai yang masih bisa diolah atau dipakai lagi atau akrab kita kenal dengan Konsep 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle.

“Penggunaan plastik sekali pakai juga harus dihindari agar tidak menambah sampah plastik, sehingga lingkungan sekitar tidak kotor. Banyaknya sampah yang menumpuk di tempat-tempat umum bisa mengotori lingkungan dan sumber-sumber air seperti sungai dan laut. Kita berharap agar air yang kita gunakan sehari-hari tetap bersih dan tetap bermanfaat,” pesannya.

Leader WDC Sulbar yang juga Alumni Pesantren Al-Ikhlas Lampoko itu mengingatkan kepada para peserta agar membiasakan diri untuk menjaga lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan. Diperlukan adanya pengelolaan sampah yang sistematis untuk mengadakan Bank Sampah di Lingkungan Sekolah terutama di tempat-tempat umum.

“Anak-anak Indonesia harus tetap bersemangat dan terus belajar untuk mencintai lingkungan. Biota laut yang terancam punah karena pencemaran serta krisis alam dan itu yang harus kita jaga,” pesan Qadry dihadapan ratusan pelajar.

Aktivis UIN Alauddin Makassar itu mengapresiasi kepada para peserta didik, guru, panitia pelaksana yang telah menginisiasi kegiatan positif seperti ini, semoga bisa berkesinambungan khususnya bagi pendidikan lingkungan.

“Saya berharap kepada seluruh stakeholder, guru atau tenaga pengajar agar memberikan contoh yang baik kepada peserta didiknya untuk menjadi pelopor penanggulangan sampah di lingkungan sekolah dan juga masyarakat. Menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas dan memiliki karakter kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” ujarnya.

Nur Sakina Ketua OSIS SMA Negeri 2 Majene mengungkapkan, sebagai siswa yang peduli lingkungan, marilah kita belajar untuk mencintai lingkungan dengan tidak membuang sampah disembarang tempat.

Siswa SMA 2 Majene itu menitipkan pesan kepada peserta yang hadir untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar kedepannya lingkungan lebih sehat dan penggunaan sampah plastik berkurang. Kalau bisa, kita jangan lagi terbiasa menggunakan plastik untuk kebersihan lingkungan yang lebih baik lagi.

“OSIS akan menerapkan dan memberikan contoh kepada siswa agar tetap menjaga lingkungan sekolah. Dengan adanya bimbingan dan contoh dari kak Qadry saat membawakan materi lingkungan, kami belajar banyak hal baru,” paparnya.





Tinggalkan Balasan