BONE, SULSEL •• Kejaksaan Negeri (Kejari) Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dituding pembohong oleh anggota Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone.
“Pihak Kejari Bone pembohong. Saat pertemuan sebelumnya dengan pihak kami, mereka menyatakan akan mengundang kami dalam giat pemusnahan barang bukti. Nyatanya, tidak ada, wartawan pun tak diundang,” tegas salah seorang anggota Forbes Bone, Mamat saat gelaran pertemuan bersama anggota Forbes di Warkop 23 Bone, Jumat (11/10/2024).
Mamat mempertanyakan, kenapa gelaran pemusnahan barang bukti itu tidak pernah mengundang masyarakat umum atau pegiat-pegiat anti narkoba.
“Bisa saja kami menduga bahwa sabu yang dimusnahkan itu tidak asli (palsu). Kami bisa saja bilang begitu, karena kami tidak lihat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan, Ketua Jurnalis Kunderus Bone Anto Syambani Adam. Ia mengatakan bahwa beberapa wartawan di Kabupaten Bone jenuh hanya menerima rilis dari pihak Kejari Bone.
“Setiap kegiatan pemusnahan barang bukti, hanya kirim keterangan tertulis dan beberapa foto untuk diup di media. Apa salahnya diaundang kami dalam pemusnahan BB itu. Kami menduga ada kejanggalan, jangan sampai cuma tawas yang dimusnahkan di sana,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, pihak Kejari Bone menggelar pemusnahan barang bukti pada Selasa (8/10/2024) lalu di Kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Watampone.






