IPMAL Unras Tuntut Bupati Pinrang Lakukan Pemerataan Kualitas Pendidikan

ENEWSINDOMESIA.COM, PINRANG – Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta (IPMAL) gelar aksi unjuk rasa menuntut Bupati Pinrang untuk mewujudkan pemerataan kualitas pendidikan, di depan Kantor Bupati Pinrang, Senin (06/06/22).

Ibrahim Lubis, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, mengungkapkan bahwa pendidikan sebagai alternatif perjuangan dan sebagai setrum gerakan bangsa haruslah sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan (SNP) karena jelas dalam amanat Undang-Undang yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, Bab IV pasal 5 ayat (1) setiap warga negara mempunyai hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang bermutu.

“Sesuai dengan amanat konsitusi bahwa negara dalam hal ini pemerintah bertanggung jawab dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, karena itu, kami dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Letta (IPMAL) melakukan aksi demonstrasi terkait Pemerataan mutu/kualitas pendidikan di Kabupaten Pinrang itu sendiri,” tuturnya.

Ikatan Pelajar Mahasiswa letta, pada awalnya hanya ingin berdialog untuk mendiskusikan serta mencari solusi terkait masalah pendidikan yang dirasakan masyarakat Desa Letta, Kecamatan Lembang.

“Unjuk rasa ini adalah salah satu bentuk kekecewaan terhadap pemerintah Kabupaten Pinrang yang tidak memperhatikan kualitas pendidikan yang ada di Desa Letta, Kami datang dengan baik-baik untuk audensi, surat dua bulan yang lalu kami layangkan ke kantor Bupati Pinrang, Namun tidak diindahkan dengan alasan yang tidak logis dan saya kira ini memperlihatkan sikap apatis Bupati Pinrang terhadap pendidikan yang ada di Pinrang bagian utara, tepatnya di Desa Letta,” jelasnya.

Ibrahim menegaskan bahwa sikap ini kontra produktif dengan visi dan misi Bupati Pinrang di sektor pendidikan, sedangkan salah satu misinya yakni dalam misi meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui optimalisasi pelayanan pada bidang pendidikan dan kesehatan, juga tentang melanjutkan, mengembangkan, memperbaiki, memelihara dan mengatasi kesenjangan infrastruktur dan sarana/prasarana publik, terutama di wilayah pelosok Kabupaten Pinrang bagian utara atau daerah pegunungan.

“Perjuangan Kami hari ini tidak akan berhenti selama pendidikan di kampung kami dibedakan kualitasnya atau belum sesuai Standar Nasional Pendidikan, maka kami akan terus mengingatkan pemerintah Kabupaten Pinrang dengan aksi yang lebih besar,” tegasnya.





Penulis: Andi AkbarEditor: Andi Akbar

Tinggalkan Balasan