ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Menyikapi isu yang meresahkan masyarakat, sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia ( GMKI ) cabang Makassar melakukan demonstrasi di gedung DPRD Provinsi Sulawesi selatan, Jalan Urip Sumoharjo no 59. Selasa (19/4/2022 ).

Adapun tuntutan GMKI Cabang Makassar menekankan 5 poin yaitu:
1. Menolak kenaikan harga, tuntaskan kelangkaaan, dan tindaki mafia BBM.
2. Menolak kenaikan harga, tuntaskan kelangkaan, dan tindaki mafia bahan pokok.
3. Menolak dan meminta pemerintah mencabut kebijakan kenaikan pajak penambahan nilai (PPN) dari 10% sampai 11%.
4. Mendesak legislatif tetap tegak menjaga amanat reformasi, sekaligus menutup segala celah untuk wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil presiden republik Indonesia.
5. Mencopot menteri yang mengeluarkan wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil presiden republik Indonesia yakni:
– Mentri perdagangan
– Mentri Investasi
– Mentri koordinator kemaritiman.
Aksi demonstrasi yang dilakukan mendapatkan apresisasi dari kalangan masyarakat saat para demonstran melakukan longmarch dari Student Center GMKI hingga di depan kantor DPRD Pemprov Sulsel. Aksi kemudian dilanjut dengan orasi dan nyanyian yang dilaksanakan oleh para demonstran.
Menjelang pukul 17.30 WITA massa aksi akhirnya ditemui oleh Abdul Latif selaku perwakilan dari staf penerima aspirasi DPRD Pemprov Sulsel. Setelah serah terima tuntutan dari pihak aksi demostran ke perwakilan DPRD Pemprov Sulsel, Abdul Latif menjanjikan tuntutan yang dibawakan oleh masa aksi akan segera diteruskan kepada pimpinan DPRD.
“Jangankan tenggang waktu 1 minggu yang adik-adik mintakan, malam ini juga akan segera saya buatkan laporan dan akan segera juga saya teruskan kepada pimpinan DPRD,” jelasnya.
Diakhir aksi, GMKI Cabang Makassar menegaskan bahwa akan ada aksi lanjutan guna mengawal tuntutan yang disampaikan kepada perwakilan dari DPRD Pemprov Sulsel.
“Aksi ini bukan aksi terakhir dari kawan-kawan GMKI Cabang Makassar, kami akan datang kembali untuk meminta kejelasan dari tuntutan yang kami suarakan pada hari ini dan tentunya dengan massa yang lebih banyak lagi,” tutup Untung Saranga selaku Kordinator Aksi.






