ENEWS, BONE •• Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone terus mendorong pemerintah daerah untuk segera menghadirkan rumah rehabilitasi bagi pecandu narkoba di Kabupaten Bone. Upaya ini dinilai mendesak mengingat Bone saat ini berada dalam kategori zona darurat narkoba.
Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menegaskan bahwa hingga kini belum terlihat keseriusan dari pemerintah maupun pihak terkait lainnya untuk mewujudkan fasilitas rehabilitasi tersebut.
“Kami sudah lama menyuarakan pentingnya rumah rehab. Namun sampai sekarang belum ada langkah nyata dari pemerintah,” ujarnya kepada ENews Indonesia, Ahad 16 November 2025.
Meski begitu, Forbes menawarkan pendekatan baru melalui konsep rehabilitasi yang diperluas. Menurut Andi Singkeru Rukka, konsep tersebut menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
“Semua tempat adalah rumah rehabilitasi, semua orang adalah konselor, dan semua bertindak secara nonlitigasi,” katanya. Pendekatan ini diyakini dapat memperluas jangkauan penanganan sekaligus membangun kesadaran kolektif masyarakat.
Ia menambahkan bahwa muatan sosialisasi harus terus dipertajam agar partisipasi publik dalam memerangi peredaran gelap narkoba semakin kuat.
Forbes berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menghadirkan fasilitas rehabilitasi yang representatif, sebagai bagian dari upaya menyelamatkan generasi muda Bone dari ancaman narkotika.
(Redaksi ENews)






