ENews, Polman — Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami MP membuka secara resmi Expo Assitalliang di Luyo yang diselenggarakan oleh Pemuda Luyo bertempat di Lapangan Sport Center HSM, Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Selasa (26/08/2025) malam.
Wakil Bupati Polman, Andi Nursami mengatakan dalam sambutannya Kecamatan Luyo menyimpan situs sejarah bernilai tinggi yaitu Allamungang Batu tempat petemuan empat belas kerajaan di Sulbar.
“Situs ini merupakan simbol perjanjian antara Pitu Ulunna Salu (kerajaan-kerajaan di wilayah pegunungan) dan Pitu Ba’bana Binanga (kerajaan-kerajaan di wilayah hulu). Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Sulawesi Barat, khususnya di Kabupaten Polewali Mandar, semakin mengenal dan menghargai sejarah daerahnya,” jelasnya.
Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari 5 malam. Pada siang sampai dengan sore diadakan dialog beberapa OPD, ada pula Lomba Menyanyi Solo pada tingkat SD dan SMP, Fashion Show, serta pada puncak acara diadakan Talk Show yang membahas sejarah dan dan kebudayaan situs sejarah yang ada di Kecamatan Luyo yaitu Allamungang Batu.
Wakil Bupati Polewali Mandar, Hj. Andi Nursami MP, mewakili Bupati Polewali Mandar dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini membuktikan bahwa Kabupaten Polewali Mandar menyimpan situs sejarah penting yang patut dibanggakan dan lestarikan.
“Saya percaya Expo Assitaliang adalah jendela yang membuka pandangan kita bahwa Polewali Mandar memiliki kekuatan besar, kekuatan kebudayaan dan kekuatan kreatifitas dari bumi Mandar yang penuh kearifan. Kita mengirimkan pesan kepada semesta bahwa kita siap bergerak, siap bertransformasi dan siap menyongsong era baru dengan penuh percaya diri,” tutur Wakil Bupati Polman
Sementara itu, Ketua Panitia, Hasbi Waluyo, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian Pemuda Luyo, kepada Sejarah, Budaya dan seni sehingga mengangkat tema “Kabarkan pada semesta, Luyo bercerita”.
“Pelaksanaan Expo Assitalliang di Luyo ini sebagai pematik bagi kita masyarakat Sulbar bahwa kita punya situs sejarah di Kecamatan Luyo yang pernah menjadi tempat berikrar di empat belas kerajaan di Sulbar “tujuh kerajaan yang ada di gunung dan tujuh kerajaan yang ada di pesisir pantai”, ujarnya.
Mudah-mudahan dengan kegiatan seperti ini bisa menjadi simbol bagi generasi muda kedepannya untuk senantiasa berkarya di bidang seni dan budaya.
Tidak hanya itu, tapi dengan adanya kegiatan ini Panitia juga telah memberikan raung bagi para pelaku UMKM di Kecamatan Luyo dan di Kabupaten Polman.
“Kegiatan Expo Assitalliang ini bukan hanya sebagai acara seremonial saja tetapi juga diharapkan sebagai acara laboratorium ide yang akan melahirkan generasi muda yang berdaya saing, berakar kuat pada budaya leluhur,” pungkasnya.
Expo Assitalliang Luyo ini juga dihadiri oleh Para Kepala OPD, Pimpinan Bank BRI, Pimpinan Bank Mandiri, Ketua IKIAD, Camat Luyo, Para Kepala Desa se-Kecamatan Luyo, Direktur PT Bumi Surya Selaras serta tamu undangan lainnya.






