Diduga Bantuan Benih Jagung Diperjual Belikan, Dinas TPHP Bone Kroscek ke Bengo

Foto: Abdu Rauf (memakai topi) bersama Andi Nila dan beberapa ketua kelompok tani di Kecamatan Bengo. (Dok. Mimin/Enews)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ■ Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bone, Abdul Rauf SP M.Si turun langsung ke Kecamatan Bengo terkait beredarnya isu dugaan jual beli benih jagung hibrida bantuan pemerintah di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.

Rauf menegaskan bahwa benih bantuan tersebut tidak diperjual belikan atau gratis kepada kelompok – kelompok tani di Kabupaten Bone.

banner 728x250      
 

“Itu merupakan program nasional peningkatan produksi optimalisasi jagung Tahun 2023,” kata Rauf kepada Enewsindonesia.com saat turun langsung menemui kelompok-kelompok petani di Kecamatan Bengo, Ahad (17/12/2023).

Rauf menegaskan pihaknya telah mengkroscek terkait isu dugaan jual beli jagung bantuan tersebut, dan ia menegaskan bahwa itu tidak ada.

“Kami sudah koordinasi ke semua pihak bahkan sampai ke kelompok tani dan hal itu (dugaan jual beli) itu tidak ada. Memang juga tertulis jelas dalam kemasan jagung bantuan tersebut bahwa bantuan itu tidak diperjual belikan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala UPT Pertanian Kecamatan Bengo, Andi Nilawati Harun Sp yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Andi Nila mengaku telah turun langsung ke lapangan untuk mengkroscek hal tersebut.

“Bantuan jagung ini adalah bantuan pemerintah yang tidak diperjual belikan kepada kelompok tani. Terkait isu jual beli itu, kami tidak temukan di lapangan,” kata Andi Nila saat di temui di Kecamatan Bengo, Ahad (17/12/2023).

Andi Nila menambahkan, bila nantinya masyarakat menemukan praktek jual beli terkait bantuan gratis ini tentunya akan merekomemdasikan kepada pihak berwenang untuk ditindak tegas.

“Kami selalu mengawal dan memantau di lapangan karena itu sudah tugas kami. Kami berulang-ulang menyampaikan ke kelompok tani di wilayah kami bahwa bantuan pemerintah itu tidak boleh diperjual belikan,” tegasnya.

Sementara itu, empat kelompok tani dari Kecamatan Bengo yakni Kelompok Tani Tonronge, Desa Tungke Kecamatan Bengo, Kelompom Tani Caloppeng Cawa, Kelompok Tani Simpolonge, Kelompok Tani Timpo Barugae yang hadir dalam pertemuan tersebut berterimakasih kepada pihak pemerintah terkhusus Kemnterian Pertanian Republik Indonesia yang telah menyalurkan bantuan bibit gratis ini.

“Terimakasih pak atas bantuan bibit gratis ini, terutama Kadis Pertanian Bone Andi Asman Sulaiman yang telah memperjuangkan kelompok tani di Kabupaten Bone untuk mendapatkan binit bantuan pemerintah,” kata Kepala Kelompok Tani Caloppeng Cawa, Muhammad Arif K.

“Kami mewakili kelompok tani di Kecamatan Bengo menyatakan bahwa jual beli jagung itu tidak ada,” pungkasnya.

Terpantau pertemuan tersebut berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Jurnalis: Abdul Muhaimin

banner 728x250   banner 728x250   banner 728x250  

Tinggalkan Balasan