TAKALAR, SULSEL •• Aliansi Mahasiswa Pemuda Takalar ( A.M.T ) kembali melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN ULP Rayon Takalar, setelah protes sebelumnya tidak diindahkan, Senin (26/08/2024).
Taufik selaju Jendral Lapangan (Jendlap) menjelaskan bahwa pihak PLN ULP Rayon Takalar melakukan pemutusan hubungan listrik sementara tidak sesuai prosedur dimana seharusnya mereka profesional dalam menjalankan tugas.
“Pihak rumah (yang diputuskan arus listriknya) setelah kami konfirmasi melalui pesan WA juga mengatakan bahwa mereka tidak mendapatkan Surat Peringatan, tiba-tiba ada pihak PLN yang didampingi oleh pihak polisi, sementara orang yang ada di rumah tersebut adalah orang tua dan lagi sakit,” terang Taufik kepada Enews Indonesia.
Uddin selaku Koordinator Lapangan (Korlap) menyampaikan bahwa petugas PLN dalam menjalankan tugasnya harus bijak dalam mengambil langkah
“Jangan sampai rumah yang didatangi itu ada orang yang sakit terus dengan adanya petugas PLN dan pihak polisi yang mendampinginya itu merasa tertekan dan menganggap diintimidasi, walaupun sebenarnya niatnya baik,” ucapnya.
“Kami akan melakukan aksi selanjutnya jika pihak PLN ULP Takalar terus melakukan hal seperti ini karena menganggap bahwa masyarakat Takalar dalam sebagian itu merasa resah dengan adanya hal seperti ini dan meminta Pihak PLN Sulselbar untuk mengevaluasi PLN ULP Takalar jika hal ini masih terjadi di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.
(Muh. Reskiawan)






