ENEWS, TAKALAR ••》Pemerintah Kabupaten Sinjai bersama Komisi I DPRD Sinjai melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Takalar dalam rangka mempelajari strategi percepatan penurunan stunting, 5–6 Maret 2026.
Kegiatan dipusatkan di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3A2KB) Kabupaten Takalar. Kunjungan ini diikuti jajaran perangkat daerah Sinjai, di antaranya Bappeda, DP3A2KB, serta Dinas Kesehatan yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hj. Hamsiah.
Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menggali praktik terbaik yang telah diterapkan di Kabupaten Takalar dalam menekan angka stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Sinjai, dr. Emmy Kartahara Malik, MARS, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak.
“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan. Melalui kunjungan ini, kami berharap ada pembelajaran yang dapat memperkuat program percepatan penurunan stunting di Sinjai,” jelasnya.
Selama dua hari, rombongan mengikuti diskusi, pertukaran informasi, serta pemaparan program unggulan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Takalar.
Hasil dari kunjungan ini diharapkan menjadi referensi bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam merumuskan kebijakan yang lebih terintegrasi guna menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. (Asrianto)






