banner 728x250 . banner 728x250

Dalam Mencapai Tujuan Program Marasa, Begini Penjelasan Sekprov Sulbar Muhammad Idris

ENEWSINDONESIA.COM, MAMUJU – Sekrov Sulbar Muhammad Idris menjadi menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi Pengawasan Intern Keuangan dan Pembangunan (Rakorwasinkeubang) Tingkat Provinsi Sulbar 2021 yang berlangsung di Aula Grand Mutiara Hotel Mamuju, Senin (24/5/2021).

Pada kesempatan itu, Muhammad Idris menjelaskan terdapat beberapa prioritas pembanganan daerah, yakni pemulihan sektor ekonomi, penguatan jaring pengaman sosial, sistem kesehatan daerah dan kualitas SDM. Peningkatan infrastruktur pelayanan dasar. Penguatan kualitas lingkungan hidup dan ketahanan bencana dan peningkatan tata kelola pemerintahan.

banner 728x250

Idris juga menyampaikan, dalam program Marasa (Mandiri, Cerdas dan Sehat), terdapat lima hal yang melatarbelakangi adanya program Marasa, diantaranya 83 persen wilayah Sulbar adalah desa. Kedua, terdapat 76 persen desa tertinggal/sangat tertinggal. Ketiga, perencanaan pembangunan desa tidak berbasis pada data. Keempat, pengelolaan keuangan di desa tidak efektif dan kelima masalah lain di bidang ekonomi, pendidikan dan kesehatan di desa.

“Kebijakan program Marasa ini adalah mempermudah dan memperkuat kawan-kawan di kabupaten. Jadi mohon para bupati bantu kami untuk memastikan pelaksanaan program dari Pemprov ini berjalan dengan baik di kabupaten,” ujar Idris.

Ada beberapa strategi dalam mencapai tujuan program Marasa, kata Idris, Pertama adalah melakukan upaya peningkatan indikator program Marasa yaitu indikator desa mandiri, indikator desa sehat dan indikator desa cerdas. Kedua, mengalokasikan anggaran pelaksanaan program Marasa untuk percepatan peningkatan status berasal dari APBD provinsi.

Ketiga Badan Perencanaan Pembangunan provinsi dan Dinas PMD provinsi mengkoordinasikan pelaksanaan program dan kegiatan serta rencana aksi kegiatan percepatan peningkatan status desa berbasis program Marasa. Dan Keempat melakukan pemantauan dan evaluasi percepatan peningkatan status desa berbasis program terpadu Marasa melalui evaluasi program, evaluasi keuangan dan evaluasi ketercapaian.

“Saya menitipkan ke kawan-kawan, dalam upaya meningkatan indikator-indikator program Marasa ini,  agar menjadikan Indeks Desa Membangun sebagai dasar untuk mengintervensi sejumlah kegiatan-kegiatan pokok yang berkaitan dengan program Marasa,” tutup Idris (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *