ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Setelah melayangkan surat pengunduran diri secara serentak di tempat mereka bekerja, sebanyak 10 eks karyawan rumah sakit Hapsah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mendatangi kantor Dinas Ketenagakerjaan Bone, Jum’at (4/8/2023).
Diketahui, sepuluh karyawan tersebut mengajukan pengunduran dirinya karena mengaku gajinya tak dibayarkan pihak manajemen pihak rumah sakit Hapsah pada hari Kamis (3/8/2023) kemarin.
Dalam pantauan Enews Indonesia, ada tambahan dari kesepuluh eks karyawan ini. Dia bernama Rahmayani yang merupakan eks karyawan Rs Hapsah yang lebih dulu resign.
“Ini yang kedua kalinya saya melaporkan polemik ini di Disnaker Bone. Aduannya hampir sama dengan teman-teman tapi saya lebih dulu resign dari rumah sakit yakni pertanggal 1 Desember 2022,” ungkap Rahmayani kepada Enewsindonesia.com, Jum’at (4/8/2023).
Lebih lanjut Rahmayani menyebut hingga saat ini sekira 9 bulan lamanya, dirinya tak menerima tunggakan gaji yang belum dibayarkan pihak manajemen Rs Hapsah.
“Sebelum saya keluar, ada gaji yang belum terbayar dalam kurun waktu 3 bulan setengah dan tak ada kepastian hingga saat ini. Pihak Disnaker juga sudah menyampaikan surat permohonan ke pihak Rs Hapsah pada laporan saya yang pertama,” bebernya.
Rahmayani berharap, dengan laporan kedua ini bersama sepuluh karyawan lainnya yang juga sudah resign agar mendapat titik terang terkait polemik ini.
“Saya harap ada titik terang bersama teman-teman yang lain dan hak kami bisa segera teebayarkan,” pungkasnya dengan mata berkaca-kaca. (Am)






