Cegah Stunting, Dinkes dan Disdikbud Sulbar Gelar Program Gerakan TTD Untuk Remaja

Bersama Perangi Stunting | Ist.

Enewsindonesia.com, Mamuju — Angka stunting di Sulawesi Barat masih terbilang tinggi. Karena itulah Pemprov Sulbar terus melakukan upaya melakukan percepatan penurunan stunting.

Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar program Gerakan Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para remaja se-Sulbar.



Kepala Dinas Kesehatan, drg. Asran Masdy mengatakan, program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi para remaja di Sulbar merupakan program Dinas Kesehatan (Dinkes) maupun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang dilakukan setiap tahun.

“Kami akan menyasar 62.680 remaja putri dan akan di selenggarakan se-Sulbar secara serentak di enam kabupaten sebagai salah satu upaya penurunan angka stunting di Sulbar,” ungkapnya, Senin (9/5/2022).

Dia juga menyampaikan, gerakan pemberian TTD bertujuan memberikan kesehatan bagi calon ibu dengan begitu nantinya bisa menurunkan resiko melahirkan bayi stunting.

“Kesehatan calon ibu sangat penting diperhatikan dan harus dimulai dari remaja, dengan begitu memberikan pengaruh bagi prevalensi stunting,” kata drg Asran

Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar, Andi Ruskati Ali Baal menyampaikan, pemberian asupan vitamin kepada remaja putri sebagai calon ibu harus dilakukan dan diberikan asupan yang memadai.

“Penting dilakukan untuk memberikan asupan yang cukup kepada remaja untuk menjaga dan mencegah generasi Sulbar dari stunting” jelas Ruskati yang juga anggota DPR RI Dapil Sulbar. | ADV.

 





Tinggalkan Balasan