ENEWS BERAU •• Proyek Pembangunan jembatan yang memiliki panjang memiliki panjang sekitar ± 115 meter di Kampung Inaran yang berada di Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini memasuki tahap awal pengecoran lantai jembatan, menyusul selesainya pemasangan rangka girder baja.
Total progres pembangunan kini mencapai 99 persen. Proyek tersebut di kerjakan oleh perusahaan PT. Ris Putra Delta (RPB) dengan nilai kontrak yang dianggarkan oleh pemerintah daerah lewat dana APBD yaitu sebesar Rp 45,6 Miliar di tahun 2023 lalu.
Saat dikonfirmasi, kontraktor pelaksana PT RPB, Badaruddin menjelaskan, untuk pengecoran lantai jembatan tersebut ditargetkan akan dimulai pada satu minggu ke depan.
Sedangkan, untuk kualitas mutu pengecorannya akan ditingkatkan dengan teknik fast track atau percepatan pengerasan beton dengan estimasi selama tujuh hari ke depan setelah pengecoran.
“Jika sebelumnya baru bisa dibuka untuk akses lalu lintas dalam waktu 28 hari, maka nantinya cukup hanya 14 hari saja sudah bisa dibuka aksesnya,” terangnya kepada Enewsindonesia.com, Rabu 17 Juli 2024.
Lebih lanjut Baharuddin menyampaikan, sebelum dibuka untuk lalu lintas berkendara, maka jembatan tersebut akan dilakukan uji beban.
“Ujin bebannya dengan menempatkan kendaraan di atas jembatan hingga panjang membentang dari ujung ke ujung,” ujarnya.
Jurnalis Enews: Ardiansyah






