ENEWS, BERAU ••》Peserta Didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 Pokjar 3 turun langsung ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bujangga, Kabupaten Berau, untuk mengedukasi warga terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Senin (14/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar warga dan petugas yang beraktivitas di sekitar TPA Bujangga, kawasan yang dinilai memiliki potensi kebakaran cukup tinggi saat musim kering.
Selain memberikan edukasi pencegahan Karhutla, para Serdik juga membagikan masker kepada warga. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan dengan paparan debu dan asap.
Kasihumas Polres Berau AKP Suradi mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan kedekatan antara peserta Sespimmen Polri dengan masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang erat dan harmonis antara peserta Sespimmen dengan masyarakat Berau, khususnya mereka yang beraktivitas di sekitar kawasan penampungan sampah yang rentan terjadi kebakaran,” ujar Suradi.
Menurutnya, TPA Bujangga memiliki kerawanan kebakaran karena penumpukan material mudah terbakar dan potensi gas metana yang dapat memicu api, terutama pada musim kemarau.
Karena itu, warga diberikan pemahaman agar ikut mencegah munculnya titik api dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di sekitar kawasan TPA.
Edukasi dilakukan secara langsung dengan pendekatan komunikatif. Para Serdik mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga lingkungan guna mencegah kebakaran sejak dini.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang bersama warga dan petugas TPA. Momen tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara Serdik Sespimmen Polri dengan masyarakat setempat.
AKP Suradi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai aksi sosial, tetapi mampu memperkuat kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla.
“Semoga sinergi dan aksi nyata yang ditunjukkan Serdik Sespimmen Polri Angkatan ke-67 ini memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga Kabupaten Berau dari ancaman Karhutla,” pungkasnya. (Ardiansyah)






