Bupati Sikka Target Turunkan Kemiskinan Ekstrim 0 Persen

Foto: Bupati Sikka Robi Idong (tengah). (Dok. Humas Pemda Sikka)

ENEWSINDONESIA.COM, SIKKA – Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo menegaskan, sebagai masyarakat Kabupaten Sikka dengan aneka ragam suku, agama, budaya dan lain-lain harus saling menghormati dan menghargai antara satu dengan yang lainnya.

Penegasan Bupati Sikka tersebut sampaikan dalam rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama yang berlangsung di ruang rapat Bupati Sikka, Selasa, (7/02/2023).

Selain menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan hidup berdampingan dalam keanekaragaman di Kabupaten Sikka, Robi Idong sapaan akrab Bupati Sikka juga menjelaskan hal-hal yang berhubungan dengan situasi masyarakat berdasarkan penjelasan dari Presiden RI Bapak Jokowi dalam pertemuan bersama para Kepala Daerah se-Indonesia belum lama ini.

Penyampaian Bupati Robi Idong diantaranya; pertama: Kendalikan Inflasi Daerah; kedua: Turunkan kemiskinan ekstrim sampai target 0% tahun 2024; ketiga: Fokus turunkan stunting; keempat: Perhatian investasi, jangan ada ijin yang berbulan bulan; kelima: Pastikan APBD dibelanjakan untuk produk-produk buatan dalam negeri; keenam: Desain kota sesuai potensi daerah; ketujuh: Jamin kebebasan beragama; dan kedelapan: Lindungi warga dari politik identitas.

Turut hadir dalam kesempatan rakor FKUB Kabupaten Sikka tersebut, Wakil Bupati Sikka Romanus Woga, Ketua FKUB Kabupaten Sikka yang juga Vikjen Keuskupan Maumere, RD. Teleforus Djenti, O.Carm bersama anggota FKUB Kabupaten Sikka, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Sikka, Drs. Ekon. Bernadus Ratu, Kepala Kesbangpol Kabupaten Sikka, Servas Sewar dan undangan lainnya. (*)

Faidin





Tinggalkan Balasan