Breaking News: Sehari Jelang Kedatangan Presiden Prancis di Magelang, Ribuan Massa GPK Turun ke Jalan

Teks Ft : Massa GPK se Magelang Raya konvoi di jalan raya Rabu, (28/5/2025). (Ft. Dok enews)

ENEWS MAGELANG •• Sehari menjelang kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Magelang, Jawa Tengah, Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Aliansi Tepi Barat Magelang Raya dan dari beberapa kabupaten justru menggelar aksi turun ke jalan konvoi sepeda motor dan kendaraan roda empat.

Aksi yang mereka (GPK Aliansi Tepi Barat, red) lakukan dengan knalpot brong bukan menolak kedatangan dua kepala negara ke Magelang.



Meski begitu, apa yang dilakukan sebanyak lebih kurang 5.000 massa GPK ini telah menyibukkan aparat keamanan yang sedang melakukan persiapan pengamanan kunjungan dua presiden ke Magelang.

Pantauan awak media enewsindonesia.com, pada Rabu, 28 Mei 2025 pukul 09.15 WIB, massa sudah berkumpul di Tugu Bambu Runcing, Kecamatan Muntilan. Di tugu mereka saling menunggu satu sama. Pada pukul 09.45 WIB massa mulai star menuju Jalan Raya Magelang – Mertoyudan berkonvoi dengan kendaraan knalpot brong.

Di antara massa ada yang membawa bendera Merah Putih, bendera Palestina dan bendera panji masing-masing GPK dari tiap-tiap kecamatan.

“Kami dari GPK Militan Muntilan, menurunkan massa sebanyak 300 personel. Semua menggunakan sepeda motor,” ujar salah seorang personel GPK Militan yang ikut dalam aksi ini, Rabu, (28/5/2025).

Disebutkan personel GPK satu ini, rombongan bergerak menuju Kantor Kementerian Agama (Kemenag).

Ikhwal tuntutan massa di Kemenag adalah mendesak pihak Kemenag mencabut izin operasional terhadap pondok pesantren (Ponpes) yang bermasalah.

“Termasuk kita minta ponpes yang pengasuhnya ditengarai melakukan pencabulan terhadap santriwatinya. Ini tuntutan yang kami sampaikan,” katanya.

Terhadap aksi ribuan massa GPK ini, praktis arus lalu lintas macet total. Terutama Jalan Raya Yogyakarta – Semarang tepatnya di Jalan Pemuda Bambu Runcing hingga Mertoyudan.

Pantauan di lapangan, massa saat ini masih terus berdatangan di Kantor Kemenag Kabupaten Magelang. Baik yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Di antara massa juga mengenakan seragam hitam-hitam baret merah.

Begitu pula arus lalu lintas masih macet total. Armada pengangkut kebutuhan pokok hingga ambulans terhambat akibat macet. Petugas kepolisian Polresta Magelang pun nampak berjibaku mengatur arus lalu lintas.

(Jusnalis : Muhammad) 





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan