ENEWS, MANADO ••》Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung lokasi terdampak gempa Magnitudo 7,6 di Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (3/4/2026), guna memastikan penanganan tanggap darurat berjalan optimal.
Peninjauan dilakukan di kawasan Gedung KONI dan permukiman warga yang mengalami kerusakan. BNPB juga menyalurkan bantuan logistik serta memberikan dukungan kepada korban terdampak.
“Pemerintah pusat sudah hadir sejak awal untuk mendampingi pemerintah daerah, memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan tepat,” ujar Suharyanto.
Data sementara mencatat satu korban meninggal dunia dan puluhan rumah rusak. BMKG melaporkan telah terjadi 401 gempa susulan dengan tren kekuatan yang terus menurun.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga segera menetapkan status tanggap darurat untuk mempercepat penanganan.
“Pemerintah akan bertanggung jawab terhadap perbaikan rumah warga dan fasilitas publik selama status tanggap darurat ditetapkan,” tegasnya.
Selain itu, BNPB memastikan bantuan bagi korban terus disalurkan, termasuk santunan bagi ahli waris korban jiwa.
Tim gabungan masih melakukan asesmen lanjutan guna memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak terpenuhi selama masa tanggap darurat. (RED)






