ENEWS, POLMAN ••》Pemadaman listrik bergilir yang berulang di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, memicu desakan agar DPRD dan Bupati Polman segera memanggil manajemen PLN untuk meminta penjelasan terbuka terkait penyebab gangguan dan kepastian normalisasi pasokan listrik.
Desakan tersebut disampaikan Givan Andra Pratama (GAP), Sabtu (7/11/2026). Ia menilai pengumuman jadwal pemadaman tidak cukup tanpa disertai penjelasan mengenai progres pemeliharaan, kondisi kerusakan jaringan, serta target penyelesaian.
“Kami bukan hanya butuh jadwal padam. Kami ingin tahu progres pemeliharaan sudah sampai di mana, kerusakannya apa, dan berapa lama lagi listrik kembali normal,” tegasnya.
Menurut Givan, pemadaman berulang telah mengganggu aktivitas masyarakat, khususnya rumah tangga dan pelaku usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
Ia juga mempertanyakan tanggung jawab PLN terhadap konsumen yang tetap memenuhi kewajiban pembayaran rekening listrik, sementara kualitas layanan yang diterima dinilai belum optimal.
Terkait pajak penerangan jalan (PPJ) yang dipungut melalui tagihan listrik pelanggan, Givan menegaskan bahwa pungutan tersebut merupakan kewajiban pajak kepada pemerintah daerah, bukan pembayaran langsung atas jaminan layanan PLN.
Meski demikian, ia meminta PLN tetap memenuhi standar mutu pelayanan, termasuk ketentuan kompensasi apabila tingkat pelayanan tidak mencapai standar yang ditetapkan dalam regulasi Kementerian ESDM.
“Kompensasi itu hak konsumen sesuai ketentuan, bukan belas kasihan PLN. Masyarakat jangan terus menanggung dampak pemadaman tanpa kejelasan,” ujarnya.
Givan mendesak DPRD dan Bupati Polman menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terbuka dengan menghadirkan manajemen PLN. Ia meminta penyebab pemadaman, progres pemeliharaan, serta target normalisasi disampaikan secara transparan kepada masyarakat.
Ia juga mengajak konsumen membangun solidaritas dan mempertimbangkan aksi demonstrasi damai sebagai bentuk tuntutan atas kepastian pelayanan kelistrikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi mengenai progres pemeliharaan maupun estimasi waktu normalisasi pasokan listrik di wilayah Polman.
(Tim Enews)






