DP2KBP3A Polman Optimalkan Program Quick Win Kemendukbangga di Alu

Foto: Kepala Dinas DP2KBP3A Polman, drg. Sri Harni (tengah) saat gelar Lini Lapangan Program Quick Win Kemendukbangga di Kecamatan Alu. (Dok. HW)

ENews, Polman •• Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar Lini Lapangan penguatan program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) di aula UPTD Pendidikan Kecamatan Alu, Jumat (18/7/2025).

Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja petugas lapangan dalam menjalankan program-program terkait pengendalian penduduk, keluarga berencana, serta pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

banner 728x250

Kepala DP2KBP3A Polman, drg. Sri Harni menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini rutin digelar di setiap kecamatan di Polman sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat terkait program Quick Win.

Materi utama yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu penguatan lima program Quick Win Kemendukbangga;

1. Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting);

2. Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya);

3. Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI);

4. Lansia Berdaya (Sidaya);

5. Super Apps Keluarga Indonesia.

“Kelima program ini memiliki tujuan utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penguatan peran keluarga dalam berbagai aspek kehidupan,” paparnya.

drg. Sri Harni berharap agar materi Quick Win ini diimplementasikan dengan baik agar dapat memberikan hasil nyata seperti penurunan angka stunting, peningkatan peran ayah dalam keluarga, pemberdayaan lansia menjadi lansia tangguh, dan penyediaan fasilitas pengasuhan anak yang berkualitas serta kemudahan dalam akses informasi mengenai keluarga.

Pada kesempatan itu, dalam penjelasan materi GATI, drg. Sri Harni mengimbau kepada para ayah yang hadir untuk secara aktif hadir dalam momen penting anak, seperti, ayah sesekali mengantar anak ke sekolah.

“Faktanya sekarang, ibunya malah sering mengantar anaknya dibanding bapaknya, bahkan kebiasaan-kebiasaan orang tua dulu seperti mengendong anak dipundak sudah hilang, padahal pendekatan ini dinilai efektif dalam memperkuat hubungan emosional antara bapak dan anak,” kata drg Sri Harni.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Kepala Bidang KB DP2KBP3A Polman, pemerintah desa dan perwakilan desa se-Kecamatan Alu, kader BKKBN Kecamatan Alu dan beberapa undangan lainnya.





Penulis: Hasbi WaluyoEditor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan