Pemprov Sulbar Alokasikan Anggaran Rp60 Miliar untuk Polman

Foto: Gubernur Sulbar, Sihardi Duka. (Sumber foto: Humas Pemprov Sulbar)

ENEWS, POLMAN 》Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDk) mengungkapkan bahwa Kabupaten Polowali Mandar (Polman) mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk tahun 2025.

Anggaran ini kata dia, nantinya akan digunakan untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Kabupaten Polman termasuk peningkatan produksi pertanian dan drainase di wilayah Kecamatan Wonomulyo.

banner 728x250

“Tahun ini Polman ada kurang lebih Rp 60 miliar kita akan alokasian untuk memperbaiki infrastruktur termasuk drainase di wilayah ini. Anggarannya sekitar Rp 2 miliar untuk memperbaiki drainase itu pak Gusrinaldi yang memperjuangkan, katanya dia minta sekitar Rp 2 miliar tapi saya katakan biar Rp 3 miliar kalau pak Gusrinaldi,” kata SDk saat menghadiri tasyakuran SDK-JSM di kediaman Anggota DPRD Sulbar, Gusrinaldi Husain di Kecamatan Wonomulyo, Polman, Sabtu (24/5/2025).

SDk juga berjanji akan menyelesaikan dan melanjutkan pendangkalan sungai Matakali yang belum selesai dikerjakan karena tersendak anggaran.

“Saya banyak menerima ucapan terimakasih dari warga Matakali karena tahun ini sudah bisa panen, setelah sebelumnya tidak bisa panen karena banjir. Alhamdulillah tahun ini kita sudah kerjakan dan sampai saat ini pekerjaannya masih berjalan dan akan sampai ke muara sungai,” ujarnya.

Bukan hanya sungai Matakali tapi juga akan mengerjakan pendangkalan sungai Tumpiling-Galeso di tahun depan.

“Untuk sungai Tumpiling seperti yang disampaikan pak Gusrinaldi, kita akan kerjakan tahun depan,” ujarnya diikuti tepuk tangan dari warga Wonomulyo yang hadir.

Ia juga berkomitmen akan menekan angka kemiskinan yang ada di Kabupaten Polman utamanya masyarakat di garis kemiskinan ekstrem.

Ia berjanji dalam dua tahun ke depan, akan mengoptimalkan pekerjaan untuk mengatasi kemiskinan ekstrem.

“Saya bersama wakil gubernur bapak Salim S Mengga juga berkomitmen untuk mengatasi kemiskinan, terutama masyarakat yang berada dalam kemiskinan ekstrem. Insyaallah dalam dua tahun kita akan mengatasi kemiskinan ini. Dan kita sudah alokasikan anggarannya,” jelasnya.

Anggaran untuk pengentasan kemiskinan ini sudah dialokasikan. Dikatakan, sedikitnya sekira lima ribu kepala keluarga akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp2 juta.

“Tahun ini sekira lima ribu KK kita beri bantuan uang agar dia bisa bekerja. Itu semata-mata untuk mengatasi kemiskinan ekstrem yang ada di masyarakat. Mengatasi miskin yang lain juga kita lakukan dengan sejumlah program yanga ada,” pungkasnya.

(Hasbi Waluyo)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan