Bone  

Waspada di Musim Panen! Pencuri Gabah Merajalela di Bone

Foto: Suasana panen di Kecamatan Sibulue. (File Enews)

ENEWS BONE •• Memproses benih padi hingga menjadi beras membutuhkan proses panjang dan tenaga ekstra. Mulai dari pembibitan, pengaturan volume air dan lainnya. Apalagi bila sawah tersebut merupakan sawah tadah hujan yang mengandalkan musim hujan.

Tapi apa jadinya bila, hasil panen kerja keras selama ini dicuri orang, tentu sangat menyayat hati.

Seperti yang terjadi baru-baru ini di Desa Kalibong, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone. Warga setempat diresahkan dengan aksi pencurian gabah yang sering terjadi di musim panen.

Sekira pukul 03.00 Wita dini hari, Senin 19 Agustus 2024, aksi pencurian gabah di daerah tersebut kembali terjadi. Lima karung gabah raib di teras rumah warga.

“Sudah sering terjadi dan kali ini saya korbannya, lima karung gabah saya di teras rumah raib tadi subuh,” kata korban, Mustaming kepada Enews Indonesia.

“Mungkin pakai mobil karena lima karung besar. Saya sadar kecurian ketika jam enam pagi saat saya cek padi di teras,” sambungnya.

Mustaming mengungkapkan, kejadian itu seringkali terjadi di kampungnya hampir tiap tahun, apalagi di musim panen.

“Kami harap pihak berwenang membantu kami para petani. Kami resah,” harapnya.





Tinggalkan Balasan