ENEWS BONE ▪︎ Setelah menggelar sosialisasi dan merekrut sejumlah masyarakat yang bertekad memberantas peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba menggelar deklarasi di Lapangan Merdeka (Lapmer) di pusat kota Watampone, Kabupaten Bone, Rabu (7/2/2024).
Deklarasi tersebut dirangkaikan dengan aksi unjuk rasa mengecam bandar dan pihak-pihak yang mendukung peredaran narkoba di Kabupaten Bone.
“Narkoba di Bone sudah sangat parah (peredarannya). Dijual bebas seperti lewat loket di beberapa titik dalam kota Watampone seperti di Laccokkong, di Jalan Bali, di Jalan Agussalim dan beberapa titik Kecamatan, dengan dugaan kuat di lindungi oleh oknum Polisi,” ungkap inisiator sekaligus ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka.
Andi Singke mengaku heran, beberapa kasus pengalahgunaan narkoba, pelaku diamankan namun kemudian dibebaskan lagi. Menurutnya, hal itu sungguh keterlaluan.
“Bandar narkoba Koko John adalah bandar besar di tempat yang kami ketahui dengan jaringan pengedar menjangkau semua kecamatan di Kabupaten Bone (bahkan di kabupaten lainnya) telah tertangkap namun pengedarnya masih aktif berjalan, bukan hanya satu, namun mungkin ada banyak bandar lainnya,” tegas Andi Singkeru Rukka
Ia pun menegaskan jika Forbes Anti Narkoba sudah mengantongi nama-nama pelaku bandar narkoba yang sudah jadi DPO.
“Saya minta pihak Kepolisian, BNNK Bone serta pemerintah untuk menangkap semua pelaku bandar narkoba secepatnya paling lambat setelah Pemilu, jika tidak, kami yang akan bergerak dengan cara kami sendiri dan saya tidak takut mati selama itu dijalan yang benar,” tegasnya.
Andi Singke berpesan bagi oknum kepolisian yang memanfaatkan kasus-kasus penyalahgunaan narkoba untuk sadar diri.
“Sudahlah, kami tahu semua, sudah jadi rahasia umum, minta uang jalan ke bandar narkoba, minta ini, itu. Sudahilah yang begitu,” ucapnya.
“Berapa banyak Ibu yang menangis sedih melihat anak yang dilahirkannya telah rusak masa depannya, berapa banyak ayah yang sakit hati masa depan anaknya telah dirampas narkoba,” tambahnya.
Setelah menggelar orasi dan deklarasi di Lapangan Merdeka Watampone, para massa Forbes Anti Narkoba Bone berkeliling kota dengan berorasi menggunakan mobil tronton serta peserta lainnya menggunakan kendaraan roda dua.
Massa tersebut juga menyambangi kediaman Koko Jhon yang diketahui saat ini diamankan BNNP Sulsel terkait penyalahgunaan narkoba (berita selengkapnya di link Enewsindonesia.com, Red).
Di kediaman Koko Jhon massa mencoret dinding dan pintu dengan Pilox dengan tulisan, “Rumah Bandar Narkoba Disegel” sembari membakar ban.
