ENEWS, BONE ••》Seorang pengunjung bernama Muhammad Hadi Sutiadi (26), warga BTN Bone Biru, Watampone, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di objek wisata Pantai Tete, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Kamis (28/5/2026).
Korban ditemukan setelah tim gabungan bersama warga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WITA saat korban berlibur bersama keluarganya di Pantai Tete.
Saat kondisi air laut surut, korban dan keluarganya berada di kawasan pantai untuk berwisata sekaligus mencari ikan.
Namun, tiba-tiba air laut pasang disertai arus kuat yang menyeret adik dan keponakan korban ke arah laut.
Melihat kejadian tersebut, Muhammad Hadi Sutiadi langsung berenang untuk memberikan pertolongan.
Adik dan keponakannya berhasil diselamatkan, tetapi korban justru terseret arus dan hilang di perairan pantai.
Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada Basarnas sekitar pukul 17.00 WITA.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya laporan seorang pengunjung yang diduga tenggelam di Pantai Tete.
“Benar, kami menerima laporan adanya seorang laki-laki yang diduga tenggelam di Pantai Tete,” kata Andi Sultan.
Ia menjelaskan, laporan diterima dari kerabat korban bernama M. Nur Iksan.
Setelah menerima laporan, Tim Rescue Pos SAR Bone langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian bersama warga serta unsur terkait.
“Korban berusaha menyelamatkan adik dan keponakannya yang terseret arus. Keduanya selamat, namun korban hilang terbawa arus laut,” ujarnya.
Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa tersebut sempat menghebohkan pengunjung karena Pantai Tete merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi masyarakat. (Redaksi)
