Musrembang Kecamatan, Berikut Program Pembangunan Akan Direalisasikan di Gunung Tabur

Bupati Berau Sri Juniarsih (tengah). (Dok. Ardiansyah)

ENEWSINDONESIA.COM, BERAU – Pemerintah Daerah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kecamatan yang digelar di Balai Kecamatan Gunung Tabur, Senin (13/3/2023).

Bupati Berau, Sri Juniarsih menerangkan Musrembang merupakan sebuah hal yang tiap tahun kita lakukan, tujuannya adalah silaturahim antara kepala daerah beserta jajaran dengan perangkat kecamatan dan seluruh masyarakat dan juga untuk menjaring gagasan dan masukkan yang sifatnya untuk pembangunan yang di masa akan datang,” terangnya.

banner 728x250

Bupati mengatakan, hasil Musrembang nantinya dapat diakomodir oleh tingkatan yang ada di atas, selain yang sudah masuk di Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD).

“Musrenbang pada hari ini dapat menjaring masukan untuk menyempurnakan rancangan awal rencana kerja pemerintah daerah di tingkat kecamatan, kelurahan, kampung dengan melibatkan berbagai pihak multisektor untuk bersama-sama identifikasi prioritas pembangunan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia,” imbuh Sri.

Bupati berharap, masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini secara baik efektif efisien sehingga anggaran ke depannya dapat dimaksimalkan dan ini tidak hanya digunakan untuk pembangunan infrastruktur saja tetapi lebih penting adalah membangun Sumber Daya Manusia yang bisa memanfaatkan infrastruktur tersebut,” tandasnya.

Sri Juniarsih mengungkapkan, bahwa program yang akan direalisasikan di Kecamatan Gunung Tabur meliputi di bidang pembangunan fisik seperti pembangunan jalan yang bertambah di Kecamatan Gunung Tabur Kampung Merancang, Maluang dan Birang.

“Kemudian juga akan dilaksanakan pengaspalan jalan untuk kampung Batu-Batu, pembangunan jembatan di Samburakat lanjutan. Pembangunan Turap Gunung Tabur itu sebesar 20 miliar kemudian pemeliharaan Jalan secara berkala oleh TRC dan revitalisasi kawasan pemukiman dan peningkatan jalan yang masuk dalam DPA DPUPR tahun 2023 untuk pembangunan perbaikan Jalan,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan, program percepatan pembangunan 50 juta per RT di tahun 2022 dibebankan kepada ADK sehingga beberapa kepala kampung kewalahan ketika membagi dana RT.

“Dana RT tidak lagi dibebankan kepada ADK melainkan melalui bantuan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Berau sehingga kepala kampung bisa memaksimalkan ADK tahun 2023 sedikit bertambah. Artinya kalau kepala Kampung dapat memaksimalkan penggunaan ADK ini secara baik seperti Puskesmas atau Paud dan bantuan kematian sebanyak 2.5 juta,” imbuhnya.

“Besok pada tanggal 14 Maret Pemda Berau mendapatkan penghargaan langsung dari wakil presiden tentang pendukungan program Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat Indonesia, Berau sudah memaksimalkan 95% pemanfaatan BPJS bagi masyarakat di Kabupaten Berau sehingga mendapatkan penghargaan tersebut,” sambungnya.

Pencapaian lain, kata bupati, yakni menyediakan ragam pelatihan bagi para pencari kerja untuk masyarakat Kecamatan Gunung Tabur kemudian juga pengadaan 1000 titik Wi-fi untuk menunjang kemajuan akses informasi dan literasi masyarakat Gunung Tabur.

“Saya berharap kerjasamanya dan partisipasi aktif dari Camat, Lurah, Kepala Kampung untuk terus menggali potensi dari Kecamatan Gunung tabur agar dapat mendatangkan kesejahteraan masyarakat bahwa gunung tabur tidak hanya dikenal ikon pariwisatanya saja tetapi juga beberapa Kampung menjadi salah satu unggulan sektor pertanian dengan demikian kita kembangkan seluruh potensi yang ada,” pungkas Bupati Berau.

Jurnalis: Ardiansyah





Tinggalkan Balasan