ENEWS, MAKASSAR •• Sebuah video berdurasi 1 menit 43 detik memperlihatkan seorang perempuan dan laki-laki digerebek di sebuah kamar kos. Video tersebut viral di media sosial.
Dari hasil penelusuran ENews Indonesia, penggerebekan tersebut terjadi di sebuah kamar kos di kawasan Jalan Jajala, Makassar, pada Jumat, 16 Mei 2025 sekira pukul 01:00 Wita dini hari.
Kedua pasangan itu digerebek oleh istri sah sang pria berinisial MY yang merupakan warga Jalan Tinumbu, Kota Makassar.
Kepada awak media, MY mengungkapkan perselingkuhan suaminya berinisial RS diduganya berlangsung cukup lama.
MY menyebut bahwa dirinya menggerebek suaminya bersama perempuan berinisial AR.
“Saya gerebek sendiri mereka di kamar kos itu. Sebelumnya memang saya dengar kabar mereka sudah menikah siri, tapi saya tidak langsung percaya karena sikap suami saya selama ini tetap seperti biasa masih perhatian dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan,” tutur MY saat ditemui media di kediamannya, Sabtu (7/6/2025).
Sebelum melakukan penggerebekan, MY mengaku terlebih dahulu mengumpulkan sejumlah bukti dan informasi.
Kecurigaannya menguat setelah ia memperoleh alamat kos yang diduga menjadi tempat pertemuan suaminya dengan AR. Tidak sendirian, MY datang bersama adik, anak, dan keponakannya.
Namun, setibanya di lokasi, MY sempat mengalami hambatan dari pihak pengelola kos.
“Mereka coba menghalangi saya, bahkan tidak mau menunjukkan kamar yang saya cari meskipun saya sudah tunjukkan foto. Tapi saya bersikeras dan terus desak sampai akhirnya ketahuan,” jelasnya.
Penggerebekan itu memicu ketegangan yang berujung keributan. MY mengaku terlibat adu mulut dengan AR, yang membuat warga sekitar resah.
Tidak berselang lama, aparat dari Kepolisian Sektor 4 datang untuk meredakan situasi dan membawa semua pihak ke kantor polisi guna mediasi.
“Waktu itu kami dibawa ke kantor polisi untuk dimediasi. Setelah pembicaraan panjang, akhirnya disepakati untuk berdamai,” ujarnya.
Namun konflik tidak berhenti di situ. Selang beberapa hari kemudian, MY justru dilaporkan ke Polrestabes Makassar oleh AR atas tuduhan pencemaran nama baik.
Laporan itu terkait unggahan MY di akun Facebook pribadinya yang berisi video berdurasi sekitar tiga menit, memperlihatkan AR bersama seseorang. Menurut AR, video itu diduga menyerang kehormatannya dan keluarganya.
“Video itu saya unggah bukan untuk mempermalukan siapa-siapa, tapi sebagai bentuk perlawanan karena saya merasa hak saya diinjak-injak. Itu bentuk sanksi sosial,” MY membantah.
Ironisnya, menurut MY, video tersebut diduga direkam oleh suaminya sendiri.
“Saya sangat terpukul, karena suami saya (RS. Red) justru seperti mendukung penghinaan terhadap saya dan keluarga,” imbuhnya.
Lebih lanjut, MY mempertanyakan keabsahan pernikahan antara RS dan AR yang dilakukan secara siri tanpa sepengetahuannya.
“Kalau sah menurut agama, mungkin iya. Tapi secara hukum, tidak ada perlindungan bagi saya sebagai istri sah. Saya ingin tahu kenapa mereka sembunyikan ini,” tegas MY.
Tak hanya itu, dalam video lain yang beredar, AR juga terekam melontarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung dugaan suap dalam proses rekrutmen militer.
Ucapan tersebut dianggap MY sebagai bentuk penghinaan terhadap institusi negara, terlebih dirinya mengaku bahwa adiknya sebagai anggota dari organisasi berbaret.
(Angki Perdana)
