ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Setelah banyak warganya yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kepala Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Andi Amal Fasha terus berupaya melakukan pencegahan dengan melakukan pembersihan saluran air dan juga pengasapan dengan menyemburkan racun pembunuh nyamuk (fogging).
“Menindak lanjuti pencegahan penyebaran DBD di Desa Arasoe, harapan masyarakat agar program ini berlanjut dan kami selaku pemerintah desa insya Allah untuk tahun berikutnya menjadi pekerjaan rumah dalam hal ini dengan cara mengalokasikan pengadaan alat fogging dan obat-obatannya,” jelas Andi Amal kepada Enewsindonesia.com, Sabtu (9/3/2024).
Selaku Kades, Andi Amal berharap ke warga Desa Arasoe agar memperhatikan kebersihan lingkungannya masing-masing.
“Terlebih sudah memasuki musim penghujan,” imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, Sejumlah warga di Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dilaporkan lebih 10 warga yang terjangkit penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti itu.
“lebih 10 orang, ada yang sudah dirujuk naik rumah sakit di Bone. Ada juga yang sudah keluar. Warga yang terjangkit dari Dusun Arasoe dan Dusun Lacuco,” ungkap salah seorang warga, Sulbi kepada Enewsindonesia.com, Selasa (6/2/2024).
Hal itu juga dibenarkan, Kepala Desa Arasoe, Andi Amal Fasha. Kades menjelaskan, saat ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bone.
“Tadi petugas (kesehatan) sudah melakukan pendataan,” ujarnya.






